Hewan Kurban Presiden RI Dipotong di Masjid Agung
Hewan Kurban Presiden RI Dipotong di Masjid Agung--screnshoot dari web
KORANRM.ID - Pada lebaran haji yang jatuh pada 7 juni nanti, Kabupaten Mukomuko mendapat jatah hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto. Adapun hewan kurban presiden ini berupa seekor sapi dengan berat 1,3 ton, harganya mencapai Rp 99.500.000.
Sesuai dengan SK penetapan dari pusat melalui provinsi, sapi kurban Prabowo diserahkan kepada pengurus atau panitia kurban di Masjid Agung Mukomuko yang dikelola bersama Bagian Kesra Setdakab Mukomuko.
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Purtriani Ilyas,S.Pd mengatakan dari 3 sapi yang direkomendasi, akhirnya ditetapkan sapi yang ada di Kota Mukomuko dengan berat 1,3 ton untuk sapi kurban presiden. Harga sapi ini Rp 99.500.000 dan semua proses pembelian atau administrasinya telah diselesaikan.
BACA JUGA:Ini 6 Sunah Saat Berkurban Idul Adha
BACA JUGA:Pilih Kambing Kurban Terbaik, Panduan Lengkap Memilih Hewan Sehat dan Berkualitas
Dinas pertanian sendiri sudah menurunkan tim dokter hewan untuk melakukan pengecekan terhadap sapi tersebut. Hasilnya sapi 1,3 ton ini dalam kondisi sehat. Terkait dengan akan dikemanakan sapi ini, Pitriani mengakui informasinya akan dikelola di masjid agung.
"Kami sebatas membantu administrasinya hingga cek kesehatan, itu sudah dilakukan semua selesai. Untuk pengelolaannya itu Bagian kesra dan pengurus masjid agung sesuai petunjuk yang ada," kata Pitri.
BACA JUGA:Kompak, Warga Arah Tiga Tuntas Salurkan Hewan Kurban
Drs.H Bustari Maller,M.Hum membenarkan sesuai dengan SK dari gubernur, sapi kurban akan dipotong di masjid Agung Mukomuko. Namun baru penunjukkan, pihaknya sendiri belum mengetahui seperti apa sapi untuk hewan kurban presiden tersebut. Karena ditunjuk dan diberi tanggungjawab untuk mengelola hewan kurban presiden, tentu pihaknya siap melakukannya.
BACA JUGA:Pastikan Hewan Kurban Sehat, Distan Akan Turunkan Petugas dari 4 Puskeswan
BACA JUGA:Harga Sapi Kurban di Mukomuko Rata-Rata Rp 17 Juta Satu Ekor
"Belum diserahkan, tapi sudah diberitahukan jika sapi kurban presiden akan dipotong di masjid agung. Sebagai pengurus tentu kami harus melaksanakannya," papar Bustari.
Terkait dengan mekanisme pengelolaan dagingnya nanti, Bustari belum bisa menjelaskan karena akan dilaporkan dulu dengan pemerintah daerah. Bisa jadi dagingnya akan dibagi di semua kecamatan melalui camat setempat atau nanti dicek data desa mana yang jumlah hewan kurbannya sedikit.
"Kita belum tahu, nunggu petunjuk dari bupati. Yang pasti dipotong di masjid agung, untuk mekanisme pembagian dagingnya belum ditetapkan," tutupnya.