Segera Direhab, Kantor Bupati Akan Dikosogkan
Kantor Bupati Mukomuko.-Amris-Radar Mukomuko
koranrm.id - Kabarnya pada tahun ini, kantor Bupati Mukomuko akan direhap dengan menelan dana hingga Rp 5 miliar. Perbaikan bakal dilakukan menyeluruh, mulai dari atap, semua ruangan, toilet, cat hingga pembangunan merek kantor bupati di bagian depan. Selama proses pengerjaan mau tidak mau, kantor bupati kemungkinan akan dikosongkan. Bupati, wakil bupati dan seluruh pejabat serta staf di sekretariat daerah bakal diungsikan untuk melaksanakan tugas di tempat lain.
Sekda Mukomuko, Drs. H. Marjohan menjelaskan usia kantor bupati ini sudah cukup tua dan memang sudah waktunya mendapat rehap. Sejak dibangun 2013 lalu belum pernah direhap. Kondisinya sendiri sudah cukup mengkhawatirkan, banyak ruangan yang bocor saat hujan dan termasuk instalasi listrik dan toilet sudah tidak memadai. Rencana rehap ini sudah sejak beberapa tahun lalu, tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan baru sekarang bisa dilaksanakan.
"Bayangkan dari sejak dibangun belum pernah di rehap, ruangan saya sendiri kalau hujan bocor, ini jelas membuat konsentrasi kerja kawan-kawan terganggu," kata Sekda.
Lanjutnya, sistem kerja pegawai saat rehap dilaksanakan mulai dirancang. Kemungkinan nanti ada beberapa tempat yang dimanfaatkan untuk kerja sementara. Seperti bupati kemungkinan ngantornya di balai daerah atau di rumah dinas, begitupun dengan wakil bupati. Untuk sekda dan pegawai lainnya, salah satu pilihan kantornya di eks rumah bupati di lampu merah.
Juga ada kemungkinan nanti sistem pengerjaan gedung separo-separo. Seperti kontraktor mengerjaan bagian kiri lebih dulu, bagian kanan masih digunakan pegawai dan seterusnya. Namun ini tentu perlu pertimbangan, karena bisa mengganggu pekerjaan proyek dan juga konsentrasi kerja pegawai tergangu dengan suara-suara tukang yang bekerja.
"Nanti kita sesuaikan saja mana baiknya, yang jelas ada beberapa pilihan untuk lokasi ngantor sementara bupati dan semua yang ada di sekretariat," paparnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR, Ir. Apriansyah,ST,MT juga membenarkan akan dilangsungnya rehap kantor bupati pada tahun ini. Mulai sekarang pihaknya sudah mulai mempersiapkan untuk secepatnya proses pengajuan lelang bisa dilakukan. Ditargetkan pada maret atau april sudah kontrak dan proses pekerjaan fisik bisa berjalan lebih awal. Rencana rehap ini sudah disampaikan ke sekda untuk penyesuaian kerja selama rekanan menyelesaikannya.
"Kita upayakan bisa secepatnya bisa dimulai dan selesai tepat waktu. Sekarang persiapan sudah mulai, termasuk pekerjaan lainnya juga kita upayakan bisa cepat dimulai," tutupnya.