Desa Penerima Program Internet Gratis Gigit Jari

Perangkat jaringan internet gratis yang masih terpasang rapi disalah satu balai desa penerima program internet gratis di Kecamatan Sungai Rumbai.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko

koranrm.id - Lebih kurang sebanyak 93 desa di wilayah Kabupaten Mukomuko yang mendapat bantuan program wifi gratis dari pemerintah daerah sekarang gigit jari. Dimana program wifi gratis yang digubris pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sejak tahun 2021 hingga September 2025 tersebut sekarang sudah terputus sekitar Januari 2026 kemarin. Hingga sekarang perangkat internet wifi gratis yang telah terpasang di desa-desa tersebut sudah tidak berfungsi. Khususnya 9 desa di wilayah Kecamatan Sungai Rumbai yang jadi menerima program bantuan internet gratis sejak awal 2025 lalu, sekarang mengeluhkan perangkat internet gratis tersebut sudah tidak bisa tersambung. Masing-masing desa berharap program internet gratis ini masih bisa dilanjutkan.

Kepala Desa (Kades) Gading Jaya, Azwardi, H, saat dihubungi mengaku, jaringan internet gratis yang dipasang sejak awal 2025 lalu, sekarang memang sudah tidak bisa tersambung ke android maupun ke Laptop. Mereka di desa tidak mengetahui persis apa penyebabnya. Yang jelas perangkat jaringan internet gratis ini sudah tidak bisa dimanfaat lebih kurang sekitar 1 bulan belakangan ini. Apakah karena tagihan dan masalah koneksi lainnya, sampai saat ini belum ada pemberitahuan ke desa. Menurutnya, jika biaya tagihan wifi ini dibebankan ke desa untui bayar setiap bulan. Khusus Desa Gading Jaya tidak mampu, karena Desa Gading Jaya tidak ada sumber dana untuk pembayaran wifi. Sementara PAD Gading Jaya tidak ada. "Ya, sudah ada lebih kurang sekitar 1 bulan wifi sudah tidak bisa tersambung. Apa kendalanya kita tidak tahu. Kemudian kalau masalah biaya tagihan jika dibebankan ke desa, kami Desa Gading Jaya tidak sanggup. Karena PAD kita tidak ada," ungkapnya.

Senada disampaikan Kades Gajah Mati, Bambang Irawan, menurutnya kalau tidak salah jaringan wifi ini terputus sejak awal Januari 2026. Hingga sekarang belum bisa tersambung. Untuk peralatan seperti perangkat yang terpasang di balai desa semuanya masih bagus, tidak ada yang rusak. Tapi, jaringan perangkat internet gratis tersebut sudah tidak tersambung. Padahal mereka Pemdes Gajah Mati sangat berharap program bantuan wifi gratis ini bisa berlanjut. Karena selama ini, banyak perangkat desa yang hanya mengandalkan jaringan internet gratis ini pada saat bekerja. Salah satunya seperti membuka aplikasi Sistem Keuangan Desa (Sikeudes) secara online, dan kegiatan lainnya. "Ya, jaringan internet gratis sudah tidak bisa tersambung lagi. Kayaknya 9 desa di wilayah Kecamatan Sungai Rumbai yang menerima program ini, mengalami hal yang sama. Kita masih sangat berharap jaringan internet gratis ini bisa digunakan," tambah Bambang.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan