Kades Karya Mulya 'Juluk' Dana Pusat

Kantor Desa Karya Mulya.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko

koranrm.id - Gebrakan Kepala Desa (Kades) Karya Mulya, Heriyanto, SAP, patut dicontoh oleh Kades lain yang ada dalam wilayah Kabupaten Mukomuko. Pasalnya, sekarang Kades Karya Mulya tengah berjuang untuk juluk atau menarik langsung dana dari pemerintah pusat untuk peningkatan pembangunan dalam wilayah desanya.

Setidaknya ada 2 item pembangunan yang tengah ia usulkan ke Kementrian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pusat. Saat ini proposal permohoman pembangunan itu sudah disampaikan langsung ke Dirjen Kementrian PUPR. Ia menaruh harapan besar proposal yang telah disampaikan ke Kementrian PUPR tersebut bisa turun dan terealisasi tahun 2026 mendatang.

Dijelaskan Heriyanto, adapun 2 item pembangunan yang telah diusulkan ke Kementrian PUPR. Yaitu, pembangunan 1 titik Pamsimas dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat Desa Karya Mulya. Dan bangunan yang kedua, sesuai dengan potensi yang ada di Desa Karya Mulya. Yaitu merenovasi total Pasar Desa Karya Mulya, yang saat ini sangat membutuhkan pembangunan, untuk meningkatkan perekonomian para pedagang dan masyarakat Desa Karya Mulya.

BACA JUGA:Lahan Warga Air Bikuk, Dalam Eks HGU PT Asri Rimba Resmi Menjadi Hak Milik

"Ya, kita berusaha untuk menarik dana dari kementrian pusat. Sekarang proposal permohoman pembangunan terbaru sudah kita sampaikan langsung ke kementrian PUPR. Kita harap proposal tersebut bisa diakomodir untuk tahun 2026 mendatang," jelas Heriyanto saat ditemui di kantor desa Karya Mulya Selasa,(12/8).

Langkah yang tengah ia lakukan ini lanjut Heriyanto, salah satu bagian dari ikhtiar atau usaha untuk bisa meningkatkan pembangunan di dalam wilayah Desa Karya Mulya ini. Dengan harapan usaha untuk menarik anggaran dari pusat ini bisa tercapai dan terakomdir. Sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat desa bisa dipenuhi. Seperti pembangunan Pamsimas ini, sangat dibutuhkan warga Desa Karya Mulya. Terutama musim kemarau, masyarakat Desa Karya Mulya sangat membutuhkan air bersih.

Sumur bor yang dibangun melalui Dana Desa (DD) selama ini, belum bisa mengcover semua kebutuhan masyarakat. Sehingga masih banyak warga yang susah untuk mendapatkan air bersih terutama musim kemarau.

"Bangunan Pamsimas ini memang sangat dibutuhkan masyarakat desa karya mulya. Kita harap proposal permohoman yang sudah disampaikan itu bisa terakomodir," harapnya.

BACA JUGA:Pecah Telur, Pemdes BMJ Ketok Perubahan RPJMDes

Ditamabhaaknnya, jika mengandalkan pembangunan dari DD tentu tidak bisa mengcover semua apa yang dibutuhkan masyarakat. Termasuk APBD kabupaten, juga banyak bagiannya. Dan bukan hanya Desa Karya Mulya yang membutuhkan pembangunan.

Tetapi ada 148 desa di wilayah Kabupaten Mukomuko ini. Tentu semuanya butuh pembangunan sesuai dengan situasi dan kondisi setiap desa. Meskipun demikian, pihaknya juga tetap berharap kedepan ada kucuran dana dari pemerintah daerah untuk peningkatan pembangunan di Desa Karya Mulya ini.

"Mudah-mudahan tahun depan proposal permohonan kita, bisa terakomodir oleh Kementrian PUPR pusat," imbuhnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan