SMPN 22 Konsisten Terapkan SPMB

Calon siswa baru SMPN 22 Mukomuko saat mendaftar.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko

koranrm.id - Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 22 Mukomuko beralamat di Desa Air Bikuk, Kecamatan Pondok Suguh, mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran (TA) 2025-2026. SPMB ini adalah menggantikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Transpormasi sistem PPDB ke SPMB ini bertujuan untuk penerimaan murid baru lebih objektif, lebih transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa adanya diskriminasi. Dalam SPMB ini terdapat beberapa jalur yang bisa dipilih oleh calon siswa baru, seperti melalui jalur domisili, jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur mutasi.

Tujuan utama penerapan SPMB adalah memberikan kesempatan yang adil dan merata bagi semua calon murid dalam mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, serta meningkatkan akses pendidikan bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu atau penyandang disabilitas.

BACA JUGA:Mobil Listrik di Negara Dengan Pertumbuhan Tercepat Ada di China, Alasan Masyarakatnya Bikin Iri

Kepala SMPN 22 Mukomuko, Malaka Dinta, S.Pd, M.Pd pada saat dihubungi mengatakan, penerimaan siswa baru di SMPN 22 Mukomuko untuk tahun ajaran 2025-2026 ini, mereka sudah menerapkan SPMB.

Dimana penerapan SPMB tersebut dilakukan sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada. Menurutnya, SPMB ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua calon murid, tanpa memandang latar belakang dan ekonomi atau sosial, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapat akses pendidikan berkualitas.

"Ya, penerimaan murid baru tahun ajaran 2025-2026 di SMPN 22 Mukomuko sudah dibuka mulai sejak tanggal 23 Juni lalau hingga 5 Juli mendatang. Penerimaan siswa baru ini, kita sudah menerepkan SPMB sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada," ungkap Mala Dinata.

BACA JUGA:Sejarah Iran: Dari Negeri yang Terkucilkan Menjadi Pemain Penting Dunia

Lanjutnya, selama pendaftaran dibuka sejak 23 Juli lalu hingga saat ini, jumlah calon siswa baru yang sudah mendaftar ke SMPN 22 Mukomuko sudah lebih dari 30 orang.

Calon siswa baru yang daftar ada yang melalui jalur domisili, ada juga yang melalui jalur prestasi dan melalui jalur lain sesuai dengan jalur yang ada di SPMB ini. Pihaknya dari SMPN 22 cukup konsisten menerapkan SPMB ini sesuai dengan regulasi uang ada.

Menurutnya, SPMB ini cukup praktis untuk pemerataan penerimaan siswa baru, dan tidak ada diskriminasi terhadap calon siswa baru. Semua mendapat akses pendidikan yang sama tanpa memandang lantar belakang perekonomian.

BACA JUGA:Dukungan Iran terhadap Palestina dan Kelompok Hamas dalam Konflik dengan Israel

"Kita menyambut baik SPMB. Alhamdulillah selama SPMB ini berlangsung semuanya berjalan dengan lldan lancar. Dan tidak ada komplain dari pihak manapun," tambahnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan