Warga Arah Tiga Ikuti Sosialisasi Bahaya Paham Radikalisme

Warga Arah Tiga Ikuti Sosialisasi Bahaya Paham Radikalisme.-Deni Saputra-Radar Mukomuko

koranrm.id - Karang Taruna Melatih Indah (KTMI) Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang berkolaborasi dengan Forum Pemuda Merah Putih, (FPMP) menggelar Sosialisasi Bahaya Radikalisme. Berlangsung di Masjid Jamik At-taqwa Desa Arah Tiga. Pada Jumat malam 23 Mei 2025. Peserta dalam kegiatan tersebut, warga setempat yang dimoninan para remaja. Ada tiga narasumber dalam acara tersebut, perwakilan dari Polres Mukomuko, Kementerian Agama (Kemanag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mukomuko. 

Ketua KTMI, Aris Wiyoko, mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya paham radikalisme dan bagaimana cara mencegahnya. Sosialisasi ini penting karena radikalisme dapat merusak persatuan, keamanan, dan stabilitas negara. Dalam kegiatan ini para warga diberi edukasi tentang bagaimana cara mengenali tanda-tanda radikalisme yang kerap terjadi di masyarakat. Sehingga mendorong masyarakat untuk aktif dalam deteksi dini dan pencegahan paham tersebut. Kemudian juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan bangsa. Oleh sebab itu, dihadirkan tiga narasumber yang berkopeten terkait paham radikalisme, masing-masing perwakilan dari Polres Mukomuko, Kemenag dan MUI Kabupaten Mukomuko. 

"Kita menggelar acara sosialisasi bahaya paham radikalisme ini dengan tujuan meminimalisir masuknya paham tersebut di Arah Tiga,"ucapnya.

BACA JUGA:Fakta Latvia, Negara yang Paling Tidak Populer di Benua Eropa

BACA JUGA:Ikan Jadi Sumber Protein Untuk di Konsumsi Sehari Hari, Ini 6 Ikan Laut yang Menyehatkan

Kades Arah Tiga, Marius, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pemuda desa yang tergabung dalam karang taruna. Hal-hal seperti ini merupakan acara positif yang sangat bagus guna menjaga sekaligus upaya mencegah paham radikalisme menyebar, khususnya di Arah Tiga. Pihaknya dari pemerintah desa juga sangat mendukung kegiatan kepemudaan dalam bentuk apapun, asalkan positif. Sebab dengan kegiatan-kegiatan positif, merupakan cara agar pemuda jauh dari paham radikalisme yang dapat mengganggu keharmonisan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Maka diharapkan kepada KTMI teruslah aktif, lakukan semua kegiatan yang memang dibutuhkan untuk kemajuan desa tercinta ini.

"Kami tentunya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara yang dikemas oleh karang taruna ini, muda-mudahan desa kita aman dari paham radikalisme,"tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan