Bangunan Siring Batal, Fisik DD Tirta Makmur Bakal Fokus ke Jalan

Bangunan Siring Batal, Fisik DD Tirta Makmur Bakal Fokus ke Jalan--screnshoot dari web

KORANRM.ID - Walaupun jumlahnya tak sebanyak tahun lalu, Pemerintah Desa Tirta Makmur, Kecamatan Air Manjuto, tahun ini tetap akan merealisasikan pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa. Setidaknya ada dua item fisik yang bakal direalisasikan, yaitu bangunan jalan rabat beton di dusun 1, RT 01 dan rabat beton di dusun 2, RT 10. Sedangkan bangunan siring pasang program ketahanan pangan di RT 09 batal, karena telah disesuaikan untuk program tanam jagung dan hewani.

BACA JUGA:Setelah Lebaran, Pasar Baru Gas Full Pembangunan Fisik

BACA JUGA:Kelanjutan Pembangunan Jembatan Lubuk Selandak Belum Pasti

Kaur Keuangan Tirta Makmur, Ksirtianto Nugroho, ketika ditemui mengatakan, terkait bangunan fisik yang bersumber dari DD tahun 2025 tetap ada. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, ternyata jumlah bangunan tahun ini harus berkurang. Jika awalnya perencanaan ada tiga item, ternyata sampai dengan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APDBes) hanya bisa dua bangunan. Adapun dua bangunan yang bakal direalisasikan tahun ini, yaitu jalan rabat beton di dusun 1, RT 01 dan rabat beton di dusun 2, RT 10.

“Tahun ini kita tetap realisasikan bangunan fisik, tapi jumlahnya hanya dua yang berfokus ke rabat beton,”tuturnya.

BACA JUGA:Gesit, Pemdes Resno Gelar Pra Pelaksanaan Pembangunan DD Tahap I Tahun 2025

Sedangkan satu bangunan yang batal direalisasikan, yaitu siring pasang ketahanan pangan di RT 09. Karena bangunan siring pasang tersebut berasal dari program ketahanan pangan. Sedangkan berdasarkan peraturan terbaru, program ketahanan pangan DD harus diperuntukan untuk tanam jagung dan hewani atau hayati. Sehingga sebelum penetanan APBDes, pihak desa sepakat langsung melakukan penyesuaian terhadap program ketahanan pangan di Desa Tirta Makmur. 

“Sedangkan rencana bangunan siring pasang dibatalkan, karena program ketahanan pangan langsung disesuaikan dengan kepmendes terbaru,”sambungnya.

BACA JUGA:Pemdes Resno Bentuk TPK Pembangunan Fisik DD Tahun 2025

BACA JUGA:SMPN 22 Usulkan Pembangunan Pagar

Ketika disentil terkait realisasi pembangunan, Kristianto mengatakan, kemungkinan besar pelaksanaan pembangunan dilaksanakan libur lebaran idul fitri. Pasalnya waktu efektif juga tidak lama lagi. Selain itu, para pekerja juga tak bakal maksimal melaksanakan pembangunan dalam keadaan puasa. 

“Kalau pelaksanaan pembangunan sepertinya baru bisa dilakukan pasca lebaran walaupun DD cair di Ramadan,”tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan