Berat Badan Berlebih: Pemicu Berbagai Penyakit Berbahaya!

Berat Badan Berlebih: Pemicu Berbagai Penyakit Berbahaya!--screenshot dari web.

KORANRM.ID - Di Indonesia, angka kejadian berat badan berlebih dan obesitas terus meningkat setiap tahunnya. Menurut data Riskesdas 2022, lebih dari seperempat penduduk dewasa memiliki berat badan berlebih, sementara sekitar 15% tergolong obesitas. Banyak orang menganggap berat badan berlebih hanya masalah penampilan, namun sebenarnya kondisi ini adalah faktor risiko utama bagi berbagai penyakit serius yang dapat mengancam nyawa dan mengurangi kualitas hidup secara signifikan. Memahami hubungan antara berat badan berlebih dan penyakit berbahaya adalah langkah penting untuk mengambil tindakan pencegahan dan perbaikan gaya hidup.

 

Apa Itu Berat Badan Berlebih dan Obesitas?

 

Berat badan berlebih ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan tinggi badan (meter kuadrat). Bagi orang dewasa di Indonesia:

 

* Berat badan berlebih: IMT antara 25 hingga 27 kg/m²

 

* Obesitas: IMT di atas 27 kg/m²

 

Selain IMT, pengukuran lingkar perut juga menjadi indikator penting – jika lingkar perut melebihi 90 cm pada laki-laki dan 80 cm pada perempuan, maka risiko penyakit terkait akan meningkat drastis. Penumpukan lemak di sekitar perut (lemak visceral) lebih berbahaya daripada lemak yang menumpuk di bagian tubuh lain, karena dapat mengganggu fungsi organ dalam dan sistem metabolisme tubuh.

 

Penyakit Berbahaya yang Dapat Dipicu oleh Berat Badan Berlebih

BACA JUGA:Yogurt untuk Diet Seimbang: Menurunkan Berat Badan dan Menjaga Kesehatan Tubuh!

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan