16 Warga Retak Mudik Terima BLT-DD Bulan Terakhir TA 2025
Penyerahan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu KPM.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
koranrm.id - Pemerintah Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai Senin,(15/12/2025) tempo hari kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Dimana penyaluran dilakukan untuk 3 bulan sekaligus. Yaitu bulan Oktober November dan Desember. Penyaluran ini adalah penyaluran terakhir untuk tahun 2026 ini. Dalam penyaluran itu, masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD menerima Rp 900.000. Karena besaran bantuan tunai ini per bulannya Rp 300.000.
Pemdes Retak Mudik berharap masing-masing KPM bisa memanfaatkan bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini untuk hal yang lebih bermanfaat. Untuk modal usaha kecil yang sedang dikembangkan. Dan untuk kebutuhan keseharian lainnya.
Kepala Desa (Kades) Retak Mudik, Thomas, dihubungi mengatakan, sebelum akhir Desember ini Pemdes Retak Mudik sudah menuntaskan semua kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Baik kegiatan pembangunan fisik maupun kegiatan non fisik seperti kegiatan pelatihan dalam rangka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) jajaran perangkat desa dan lembaga yang ada di desa lainnya. Termasuk penyaluran BLT-DD ditahun ini, juga sudah disalurkan hingga Desember.
"Ya, Senin tempo hari kita menuntaskan penyaluran BLT-DD khusus ditahun 2025 ini. Penyaluran kita lakukan untuk 3 bulan sekaligus. Untuk jumlah KPM masih tetap sebanyak 16 KPM sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Musdesus dan kesepakatan bersama," ungkapnya.
Selain menuntaskan kegiatan non fisik dilanjutkan Thomas, semua kegiatan pembangunan fisik juga sudah mereka realisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Khusus kegiatan fisik yang bersumber dari DD TA 2025 ini, semuanya sudah selesai 100 persen. Dan semua bangunan yang telah dikerjakan juga sudah diserahkan kepada masyarakat yang diwakili oleh anggota BPD. Saat ini semua bangunan fisik sudah dimanfaat oleh masyarakat desa.
"Alhamdulilah, selain kegiatan non fisik, kegiatan fisik juga sudah selesai semua. Seperti sumur bor dan pembangunan rabat beton Jalan Sentral Produksi semuanya sudah dimanfaat oleh masyarakat," paparnya.
Ditambahaknnya, sekarang Pemdes Retak Mudik mulai fokus dengan tahun anggaran baru 2026. Untuk menyambut tahun anggaran 2026 mendang, saat ini mereka mulai menuntaskan penyusunan perencanaan, mulai dari RKPDes hingga APBDes. Targetnya, untuk perencanaan tahun 2026 ini harus bisa mendapatkan nomor register sebelum akhir Desember ini. Sehingga diawal tahun mendatang mereka sudah bisa menyiapkan dokumen persyaratan untuk pengajuan pencairan DD dan ADD tahap I tahun 2026.
"Ya, saat ini kita mulai fokus dengan perencanaan tahun 2026. Dengan menetapakan semua prioritas pemerintah pusat, dan juga menentukan kegiatan prioritas sesuai dengan kewenangan desa melalui musyawarah bersama," tambahnya.