Bersama Karang Taruna, Kades Sungai Lintang Serahkan Donasi Korban Kebakaran Rumah
Bersama Karang Taruna, Kades Sungai Lintang Serahkan Donasi Korban Kebakaran Rumah.-Deni Saputra-Radar Mukomuko
koranrm.id – Jajaran pengurus Karang taruna Sungai Lintang bersama Pemerintah Desa Sungai Lintang, Kecamatan V Koto, menyerahkan bantuan donasi kepada Abu Rahman (72) korban musibah kebakaran rumah. Penyerahan berlangsung di lokasi bekas kebarakan, pada Minggu 14 Desember 2025. Adapun donasi yang diserahkan berupa uang senilai Rp 16.090.000, hasil sumbangan warga di internal desa dan masyarakat umum.
Kades Sungai Lintang, Ariyanto, mengatakan, pasca peristiwa kebakaran yang membabat habis rumah milik salah satu warganya, jajaran Karang Taruna dan pemerintah desa melakukan pengumpulan donasi. Hasil donasi yang dikumpulkan terkumpul cukup lumayan, yakni sebesar Rp 16 jutaan. Uang tersebut merupakan sumbangan warga internal desa serta masyarakat umum yang merasa iba dan terketuk hatinya untuk membantu korban kebaran rumah.
“Kita hari ini (kemarin red) telah menyerahkan hasil donasi untuk warga korban kebakaran rumah,”sampainya.
Masih dikatakannya, bersama karang taruna, donasi yang terkumpul telah diserahkan ke korban terdampak. Walaupun jumlahnya sangat jauh dari total kerugian akibat kebakaran, paling tidak bisa membantu. Untuk itu, ia sangat berterima kasih dan apresiasi kepada karang taruna yang berperan aktif membantu warga korban bencana. Lebih dari itu Kades juga berterima kasih kepada warga dan masyarakat umum yang telah ikut berkontribusi memberikan sebagian rezekinya untuk warga korban kebakaran ini.
“Alhamdulillah jiwa gotong-royong dan kemanusiaandi desa kita masih cukup tinggi, terbukti warga masih peduli dengan sesama yang terkena musibah“lanjutnya.
Perlu diketahui, Rumah Abu Rahman (72) warga Desa Sungai Lintang, Kecamatan V Koto, Ludes dilahap sijago merah dini hari Sabtu sekitar pukul 01.15 WIB, ketika pemilik rumah sedang tidur pulas. Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun kerugian ditaksir sekitar Rp 200 juta lebih, karena semua bangunan rumah berikut isinya ludes terbakar, tanpa ada yang bisa diselamatkan. Bahkan kantor Desa Sungai Lintang, juga ikut terdampak.