Demi Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, Kades Lubuk Mukti Rela Didemo Pedagang
Lokasi gerai koperasi di Desa Lubuk Mukti.-Sahad-Radar Mukomuko
koranrm.id – Program pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih yang sedang digalakkan pemerintah turut berdampak pada berbagai desa, termasuk Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik. Setiap desa diwajibkan menyiapkan lahan strategis untuk mendukung pendirian gerai tersebut, sehingga pelayanan koperasi dapat menjangkau masyarakat secara maksimal.
Namun, kewajiban itu tidak berjalan mulus di Lubuk Mukti. Kepala Desa Lubuk Mukti, Warsito Adi, harus menghadapi aksi protes dari pedagang pasar setempat karena lokasi pasar dipilih sebagai tempat pembangunan gerai. Sebanyak 32 pedagang yang selama ini berjualan di area tersebut terpaksa harus dipindahkan karena lapak mereka akan dialihkan untuk pembangunan.
“Sesuai permintaan, gerai koperasi dibangun di lokasi strategis. Kami memilih lokasi pasar, pedagang sempat demo ke kantor desa. Mereka tidak mau dipindahkan,” ungkap Warsito Adi, baru-baru ini. Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk keberatan para pedagang yang khawatir kehilangan pelanggan dan kenyamanan berjualan di tempat baru.
Warsito menjelaskan bahwa pembangunan gerai merupakan bagian dari upaya memperkuat perekonomian desa, sekaligus memberi akses lebih dekat kepada masyarakat terhadap layanan koperasi. Karena itu, ia merasa perlu mengambil keputusan strategis demi kepentingan jangka panjang, meskipun harus berhadapan dengan ketidaksetujuan pedagang pada awalnya.
Setelah dilakukan dialog dan penjelasan mendalam, para pedagang akhirnya bersedia dipindahkan ke lokasi baru yang tidak jauh dari lapak sebelumnya. Pemerintah desa berjanji akan menata ulang area pasar agar aktivitas jual beli tetap berjalan lancar.
“Kami akan menata ulang lokasi jualan, semua akan digeser ke belakang,” tambah Warsito.
Pemerintah Desa Lubuk Mukti berharap penataan pasar dan pembangunan gerai koperasi dapat berjalan seiring tanpa mematikan kegiatan ekonomi pedagang, sekaligus mendukung peningkatan layanan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.