Tim Penilai Sadesahe Mulai Turun ke Lapangan

Tim Penilai Lomba Sadesahe cek fisik tanaman jagung.-Sahad-Radar Mukomuko

koranrm.id – Tim penilai Lomba Satu Desa Satu Hektar (Sadesahe) Jagung mulai melakukan peninjauan lapangan sejak akhir November lalu. Hingga 1 Desember, tim telah mengunjungi lima kecamatan, yakni Kecamatan V Koto, Lubuk Pinang, XIV Koto, Kota Mukomuko, dan Kecamatan Air Manjuto.

Tim penilai berjumlah tujuh orang yang berasal dari tiga dinas terkait, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Tim berjumlah tujuh orang. Dua orang panitia dan lima orang juri,” ujar Sugiyanto, SP, salah seorang anggota tim penilai dari Dinas Pertanian.

Menurut Sugiyanto, penilaian dalam lomba Sadesahe mencakup sejumlah aspek, antara lain luas dan status lahan, jenis pupuk yang digunakan, tingkat keterlibatan masyarakat, keseragaman pertumbuhan tanaman, hasil panen, serta pengelolaan pascapanen.

“Masing-masing kategori memiliki nilai maksimum dan minimum,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dari seluruh peserta di Kabupaten Mukomuko, akan dipilih tiga desa dengan nilai tertinggi untuk mewakili kabupaten pada lomba tingkat provinsi.

“Untuk penilaian tingkat provinsi nanti akan ada sesi presentasi. Dokumen dari TPKK akan menjadi bahan presentasi tersebut,” tutup Sugiyanto.

Lomba Sadesahe adalah program ketahanan pangan Provinsi Bengkulu yang diluncurkan pada tanggal 25 Agustus 2025 untuk mendorong setiap desa menanam minimal satu hektar jagung, dengan tujuan meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan pangan. Program ini dikemas sebagai lomba berhadiah miliaran rupiah dan melibatkan seluruh desa di Bengkulu.

Dalam perlombaan ini, Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan menggelontorkan anggaran Rp2,25 miliar untuk hadiah lomba tersebut. Rinciannya, juara I akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp1 miliar, juara II Rp750 juta, dan juara III Rp250 juta.

Kemudian, harapan I Rp100 juta, harapan II Rp70 juta dan harapan III Rp50 juta. Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya ketahanan pangan di seluruh Indonesia.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan