Tanam Cabai di Polybag, Jadi Solusi Saat Harga Cabai Meroket
Tanaman Cabai di polybag, Jadi Sosulsi Saat Harga Cabai Meroket.-Deni Saputra-Radar Mukomuko
koranrm.id – Harga cabai mulai meroket, terpantau di kios sayuran pasar Desa Lubuk Pinang, Kecamatan Lubuk Pinang, cabai merah per kilogram (kg) tembus Rp 110 ribu. Kenaikan harga ini tentu menjadi keresahan masyarakat. Namun demikian, rupanya ada beberapa warga di Desa Arah Tiga, yakni Darpendi dan Anggara, tetap santai walaupun harga cabai meroket. Pasalnya sejak jauh hari ia memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai di polybag. Hasilnya cukup bagus, tanaman cabai itu berbuah lebat dan bisa memenuhi kebutuhan, terlebih ketika harga cabai meroket seperti saat ini.
Darpendi mengatakan, terpantau di kios sayuran Pasar Lubuk Pinang, harga cabai merah tembus Rp 110 ribu. Bukan hanya cabai merah, jenis lain seperti cabai rawit, rawit setan juga mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini tentu cukup dikeluhkan warga, tapi tidak dengan dirinya. Pasalnya ia dari jauh hari telah menanam cabai menggunakan polybag dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Cabai-cabai dalam polybag ini berbuah lebat sama seperti tanaman cabai di lahan pada umumnya.
“Harga cabai hari ini (kemarin red) tembus Rp 110 ribu. Beruntung saya dirumah tanam cabai di polybag dan sekarang sudah berbuah lebat,”katanya.
Masih dikatakannya, hasil tamanan cabai ini bisa dimanfaatkan dan cukup untuk kebutuhan mereka. Terlebih ketika harga cabai meroket seperti ini, cabai yang di polybag menjadi solusi tepat supaya tidak perlu beli dengan harga tinggi. Ketika disentil soal perawatan, ia menyebutkan cukup mudah merawat tanaman cabai di polybag. Cukup memberikan pupuk rutin, mencegah serangan hama dan penyiraman setiap hari. Kemudian menjaga agar tamanan cabai tidak layu ketika musim kemarau.
“Disaat yang lain mulai resah harga cabai naik, kita masih santai karena cabai yang kami tanam sudah cukup untuk kebutuhan masak. Terkait perawatan juga cukup mudah dan murah,”sambungnya.
Hampir senada disampaikan Anggara, ia mengatakan, bahwa pemanfaatan lahan pekarangan rumah ditanami cabai polybag sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Hal ini ia lakukan karena melihat di youtube, ada orang yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanam cabai dalam polybag. Ternyata perawatan tanaman cabai ini cukup mudah, tidak perlu kemampuan lebih. Manfaatnya juga cukup ia rasakan, terlebih ketika harga cabai meroket seperti ini, tidak perlu beli cabai karena sudah tersedia di rumah.
“Saya awalnya menanam cabai ini karena melihat orang di youtube. Alhamdulillah ketika diterapkan berhasil dan berbuah. Saat harga cabai mahal seperti sekarang, cabai ini bisa dikonsumsi sendiri,”tutupnya.