Pihak RSUD Mukomuko Gandeng Apotek Jaga Ketersediaan Obat
Diretur RSUD Mukomuko, Syafriadi, sedang memberikan keterangan terhadak awak media.-Amris-Radar Mukomuko
koranrm.id- Walau tidak lagi sampai kosong seperti sebelumnya, ketersediaan obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) masih pas-pasan. Pihak managemen RSUD Mukomuko harus kerjakeras dan putar otak untuk memastikan pasien mendapat obat standar yang diperlukan. Salah satu langkah yang dilakukan lewat kerjasama dengan 3 apotek lokal di Mukomuko.
Pihak rumah sakit sendiri belum bisa leluasa atau masih dibatasi melakukan pembelian obat langsung ke distributor langganannya, lantaran terbelit hutang lama yang belum dibayar.
Direktur RSUD Mukomuko, Syafriadi Taher, SKM, M.Kes diminta keterangannya mengakui untuk obat-obatan, selain pembelian langsung, mereka juga terbantu lewat kerjasama dengan beberapa apotek.
Kalau hanya mengandalkan pembelian oleh rumah sakit masih jauh dari cukup, karena untuk mendapat obat ke distributor, mereka harus mengangsur hutang yang lama.
"Intinya obat sudah lumayan terpenuhi walau masih pas-pasan, karena kita terbantu lewat kerjasama dengan beberapa apotek. Mereka yang menyediakan lebih dulu obat yang kurang, nanti setelah tersedia dana dari klaim BPJS baru dibayar," katanya.
Lanjutnya, rumah sakit terus berupaya melakukan peningkatan di semua sektor. Kerja sama dengan apotik merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Selain menjamin ketersediaan obat, kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendorong efisiensi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Mukomuko.
Dengan adanya kerja sama tersebut, setiap pasien akan mendapatkan jaminan bahwa resep yang diberikan dokter akan tersedia sesuai kebutuhan, baik dalam jumlah maupun jenis obat.
Langkah inovatif ini juga merupakan bagian dari upaya RSUD Mukomuko untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Rumah sakit daerah kebanggaan masyarakat Mukomuko, katanya selalu bertekad agar tidak ada pasien yang terhambat proses penyembuhannya hanya karena kendala ketersediaan obat.
"Kami di RSUD Mukomuko akan terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik, dengan dukungan semua pihak termasuk mitra apotik," pungkasnya.