Tunggu Rekomendasi Mutasi, Data Pejabat Eselon II Sudah di BKN

Haryanto.--ISTIMEWA

koranrm.id - Mutasi pergeseran atau rotasi pejabat eselon II tinggal menunggu waktu, diperkirakan minggu depan. Nama-nama atau data pejabat yang akan dirotasi sudah disampaikan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk mendapat rekomendasi atau izin pergeseran pejabat. Dipastikan mayoritas pejabat eselon II akan mengalami pergeseran posisi, hanya sekitar 5 orang yang akan tetap di posisi sekarang.

Asisten I Setdakab Mukomuko yang Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko, Haryanto,S.KM saat dihubungi tidak menapik kabar mutasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Berdasarkan hasil job fit, usulan untuk izin mutasi sudah disampaikan ke BKN, tinggal menunggu kapan rekom diberikan.

"Usulan sudah disampaikan ke BKN, tergantung kapan izin dari BKN keluar. Kalau sudah ada, akan kita laporkan bupati sekaligus minta petunjuk kapan dilaksanakan," kata Haryanto.

Ia juga membenarkan, yang disampaikan ke BKN bukan hanya permohonan izin mutasi, tapi juga data-data atau dokumen pejabat yang akan digeser, termasuk akan digeser ke mana. Nanti BKN akan mempertimbangkan usulan ini disetujui apa tidak. Ini memang sudah menjadi ketentuan dalam pemindahan atau mutasi, rotasi dan promosi ASN.

"Data lengkap semua pejabat eselon II yang ikut job fit disampaikan ke BKN, termasuk akan dilantik untuk posisi mana. Sekarang harus begitu, nama pejabat, alasan pindah atau dipindahkan harus disampaikan ke BKN. Mereka yang mempertimbangkan disetujui apa tidak," tegasnya.

Haryanto juga menegaskan, Mutasi eselon II yang akan dilakukan hanya pergeseran semata, kemungkinan tidak ada pejabat yang non job. Juga tidak semuanya akan digeser, ada beberapa yang mungkin tetap diposisinya sekarang.

Maka setelah mutasi nanti jumlah kursi eselon II yang kosong masih tetap 8 seperti sekarang. Soal dinas mana yang akan kosong dan terisi nanti bupati yang menyampaikan saat pelantikan. 

"Dinas kosong tetap 8, terus ada 2 yang akan pensiun. Artinya ada 10 kursi eselon II akan dilelang pada desember nanti. Mutasi yang akan dilakukan hanya pergeseran saja, itupun tidak semuanya," tuturnya.

Ia juga berharap, isu mutasi tidak mempengaruhi kinerja pejabat, karena semua hanya bergeser posisi dalam eselon yang sama. Tujuan bupati melakukan rotasi untuk penyegaran, sehingga semangat kerja pejabat semakin baik.

"Orang-orangnya yang ada sekarang saja, hanya nanti digeser. Maka bupati berharap rotasi ini tidak mengendorkan semangat kerja," tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan