Jumlah KPM BLT-DD Kota Praja Tahun Depan Berkurang

Kantor Desa Kota Praja.-Deni Saputra-Radar Mukomuko

koranrm.id – Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Kota Praja, Kecamatan Air Manjuto, tahun 2026 bakal menurun. Jika tahun ini KPM BLT berjumlah 29, tahun depan telah ditetapkan sebanyak 27 orang. Pengurangan dua KPM itu, karena dianggap tak lagi masuk dalam kriteria miskin ekstrim. Sebagaimana disampaikan, Sekdes Kota Praja, Jayadi, ditemui diruang kerjanya. 

Sekdes mengatakan, mereka di Kota Praja sudah mulai tahapan perencanaan untuk tahun 2026. Dimana saat ini mereka sudah mulai melakukan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Beberapa hari lalu, pihaknya juga baru selesai melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) penetapan jumlah BLT-DD. Dimana hasil Musdesus tersebut, jumlah KPM tahun depan berkurang dua orang. Jika tahun ini KPM sebanyak 29, tahun depan hanya 27 orang. 

“Kami sudah mulai melakukan tahapan perencanaan, beberapa hari lalu menggelar Musdesus penetapan KPM BLT-DD,”katanya.

Pengurangan jumlah KPM tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama seluruh pihak terkait. Adapun pertimbangannya, karena dua KPM dianggap sudah tidak masuk dalam kriteria miskin ekstrim. Sehingga untuk tahun depan dua orang tersebut tidak lagi sebagai KPM BLT-DD. Sedangkan untuk warga lain sebagai pengganti tidak ditemukan. Maka dari itu hanya 27 orang itulah yang dianggap masih memenuhi kriteria penerima BLT.

“Hasilnya telah ditetapkan KPM BLT tahun depan berkurang jadi 27 dari 29 orang di tahun ini,”tambahnya.

Selanjutnya, Sekdes juga menyampaikan, dalam waktu dekat mereka akan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Jika tidak ada halangan, kemungkinan pelaksanaan Musrenbangdes berlangsung pada 24 September mendatang. Dimana jadwal tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah kecamatan. 

“Kegiatan dalam waktu dekat Musrenbangdes yang jadwalnya telah ditetapkan oleh pihak kecamatan,”tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan