Protes Jalan Rusak, Warga Lubuk Gedang Tanam Pisang di Tengah Jalinbar

Protes Jalan Rusak, Warga Lubuk Gedang Tanam Pisang di Tengah Jalinbar.-Deni Saputra-Radar Mukomuko

koranrm.id - Protes jalan rusak, warga Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, tanam pohon pisang  di tengah Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar). Penanam pohon pisang tersebut dilakukan pada Sabtu 20 September 2025. Hal itu dipicu kekesalah warga karena jalan rusak dan berlubang kerap menelan korban. Sudah berapa kali lubang di jalan itu mencelakai pengendara, terlebih pengendara kendaraan roda dua. Apalagi saat malam hari yang minim pencahayaan, banyak kendaraan yang terperosok.

Salah seorang warga, akrab di panggil Uda Yon mengatakan, lubang di Jalinbar Desa Lubuk Gedang mulai terjadi sekitar satu bulan lalu. Semakin hari, lubang ini kian dalam dan melebar. Dampak dari rusaknya jalan tersebut mengganggu aktivitas lalu lintas. Parahnya lagi, sudah berapa kali lubang tersebut mencelakai pengendara. Bahkan terbaru, salah seorang pengendara mengalami kecelakaan akibat kendaraannya tak bisa menghindar dan masuk ke area lubang. Bagi pengendara yang belum hafal jalan, sulit melihat keberadaan lubang. Tapi saat sudah dekat, biasanya pengedara kaget ada jalan rusak dengan lubang yang mengangah di tengah jalan.

"Penanaman pohon pisang merupakan bentuk protes kami agar pemerintah segera memperbaiki jalan itu. Supaya tak ada lagi korban yang jatuh,"tuturnya.

Sementara itu, Kades Lubuk Gedang Yunna Suwardi, mengatakan, warga yang tinggal disekitar jalan rusak itu sudah resah. Karena jalan tersebut telah beberapa kali memakan korban. Mau pagi, siang, sore dan malam, ada saja pengendara yang jatuh karena lubang di Jalinbar. Maka penanaman pohon pisang merupakan bentuk protes warga agar pemerintah dan pihak terkait bisa segera turun tangan. Warga berharap jalan rusak di sepanjang Jalinbar, khususnya di Lubuk Gedang segera diperbaiki. Perbaikan jalan itu juga menjadi catatan warga. Karena belum sampai tiga bulan lalu, sudah diperbaiki. Tapi tak lama sudah ada jalan rusak di titik yang hampir-hampir sama. Untuk itu diharapkan, tolong juga perhatikan kualitas perbaikan agar jangan asal-asalan. Jangan hanya mengejar cepat, tapi ketahanan hasil perbaikan juga diperhatikan.

"Warga sudah resah karena banyak korban. Maka itu mereka tanam pohon pisang berharap segera ada perbaikan. Kemudian kami juga minta kualitas perbaikan jalinbar dijaga. Masih seumur jagung pasca diperbaiki, sekarang sudah rusak lagi,"tutup Kades.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan