Ditinggal Pergi Kerja, Rumah Warga di Air Bikuk Terbakar
Inilah kondisi rumah korban warga Desa Air Bikuk pasca dilahap si jago merah.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
koranrm.id - Warga Desa Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh Mukomuko Bengkulu, Kamis pagi,(18/9) kemarin sekira pukul 09.00 WIB digeger dengan peristiwa kebakaran. Dimana dalam peristiwa tersebut si jago merah melalap 1 Unit rumah semi permanen milik warga setempat.
Adapun korban dalam kejadian ini, yaitu atas nama Liza Ramadhan Yani warga Desa Air Bikuk. Dalam peristiwa tersebut dilaporiak tidak ada korban jiwa. Hanya haja sejumlah barang perabotan rumah tangga termasuk pakaian milik keluarga korban yang ada di rumah itu ludes terbakar. Dampak kejadian tersebut korban harus menelan kerugian sekitar puluhan juta rupiah. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting tegangan listrik.
Kepala Desa (Kades) Air Bikuk, Aleston, dihubungi membenarkan adanya kejadian kebakaran di wilayah desanya. Pada saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Pemilik rumah pergi kerja di PT Agro Muko yang ada di wilayah Desa Air Bikuk. Sementara anak-anak korban juga sudah berangkat ke sekolah.
Menurut keterangan saksi mata, awal mula api berasal dari bagian belakang (dapur). Kemudian membakar sebagian isi rumah seperti perabotan rumah tangga serta barang-barang berharga lainnya.
"Ya, ada kejadian kebakaran di wilayah Desa Air Bikuk. Kejadiannya pukul 09.00 WIB pagi. Waktu kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal pergi kerja. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, hanya saja sejumlah perabotan rumah tangga yang ada di dalam rumah tersebut mayoritas terbakar," ungkap Aleston.
Warga melihat asap wana kehitaman yang mengepul keluar dari rumah milik korban lanjut Aleston, warga setempat ramai-ramai datang ke Tempat Kejadian (TKP), dan turun swadaya membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Untuk memadamkan api tersebut, warga juga menggunakan steam semprot. Tidak lama kemudian api berhasil dipadamkan oleh warga. Lebih kurang sekitar 70 persen rumah korban sudah dilahap si jago merah.
"Api berhasil dipadamkan oleh warga secara swadaya. Ada yang menggunakan ember, dan ada juga yang menggunakan steam untuk memadamkan api tersebut. Alhamdulillah tidak semua rumah korban rata dengan tanah, hanya bagian dapur saja yang habis dilahap api. Karena api berhasil kita padamkan secara swadaya bersama sejumlah warga desa," imbuhnya.
Ditambahkan Aleston, dengan adanya peristiwa kebakaran ini, dia mengimbau semua masyarakat Desa Air Bikuk untuk memastikan kondisi colokan arus listrik dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah.
Masyarakat harus lebij waspada dan hati-hati. Karena sering kali kejadian kebakaran yang penyebabnya diduga oleh korsleting listrik. Selain tegangan listrik, masyarakat juga diimbau untuk hati-hati pada saat menggunakan kompor gas. Pastikan semua peralatan yang melekat dengan kompor gas berstandar SNI dan tidak mengalami kerusakan.
"Dengan adanya kejadian kebakaran ini, kita mengimbau semua masyarakat untuk lebih hati-hati," tambah Aleston.