16 Warga Banjarsari Dapat Bantuan Tunai Rp 900.000
Penyerahan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu KPM.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
koranrm.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarsari Kecamatan Sungai Rumbai Mukomuko kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) pada Kamis,(18/9) kemarin.
Sesuai dengan kesepakatan bersama yang dilahirkan dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk penjaringan dan penetapan jumlah KPM BLT-DD tahun 2025, yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalau. Jumlah Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) BLT-DD di Desa Banjarsari tahun 2025 ditetapkan sebanyak 16 KPM. Semua warga yang yang ditetapkan menjadi menerima bantuan tunai dari Dana Desa (DD) ini, adalah warga yang masuk dalam kategori miskin ekstrim dan memenuhi kriteria penerima BLT-DD.
Kepala Desa (Kades) Banjarsari, Muh Sopyan melalui Sekdes, Ali Usman, saat dihubungi mengatakan, program BLT-DD ini adalah salah satu program prioritas dari pemerintah pusat. Program ini harus direalisasikan oleh semua desa penerima DD.
Program BLT-DD ini bertujuan untuk mengetaskan kemiskinan ekstrim, dan membantu warga yang kurang mampu. Pihaknya dari Pemdes berharap warga penerima bantuan ini bisa menggunakan bantuan ini sebaik mungkin. Digunakan untuk Memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan menambah modal usaha kecil yang sedang dikembangkan.
"Ya, hari ini (kemarin red) kita menyalurkan BLT-DD untuk 3 bulan sekaligus. Yaitu bulan Juli Agustus dan September. Masing-masing KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp 900.000," ungkap asli Usman seusai penyaluran BLT-DD Kamis,(18/9).
Masih dikatakan Ali Usman, warag yang ditetapkan sebagai penerima BLT-DD ini, dipastikan tidak mendapat bantuan sosial lain dari pemerintah. Seperti PKH, BPNT dan jenis bantuan sosial lainnya.
Namun, warga yang mendapat BLT-DD ini adalah warga yang kurang mampu dan dikategorikan miskin ekstrim. Tapi, belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Oleh karena itu Pemdes hadir memberikan bantuan kepada warga tersebut melalui program BLT-DD ini. Kemudian warga yang menerima bantuan ini juga sudah disleksi secara transfaran dan terbuka dalam Musdesus. Jumlah warga yang ditetapkan sebagai penerima BLT-DD ini disepakati bersama dalam Musdesus. Yang dihari langsung oleh BPD, tokoh masyarakat, kecamatan pendamping desa dan lembaga lainnya.
"Kita pastikan penyaluran bantuan ini tidak tumpang tindih. Kareba semua penerima ini sudah diseleksi dengan baik dalam Musdesus," tambahnya.