Pemdes KM Siap Tanam Lahan Sadesahe Jagung

Lahan 1 Ha tempat penanaman jagung Desa Karya Mulya sudah siap ditanam.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko

koranrm.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Karya Mulya (KM) Kecamatan Pondok Suguh Mukomuko Bengkulu, siap menyukseskan lomba program Satu Desa Satu Hektar (Sadesahe) Jagung. Dimana untuk lahan penanaman jagung dengan luas 1 Hektar (Ha) untuk tersebut sudah mereka bersihkan. Tidak hanya itu, lahan untuk penanaman jagung di Desa KM ini sudah diolah dengan baik, mulai dari membajak lahan hingga pemberian pupuk awal untuk kesuburan tanahnya. Untuk penanaman lahan jagung seluas 1 Ha tersebut Kini Pemdes KM tinggal menunggu bibit. Kapan bibit sampai mereka langusng bergerak melakukan penanaman. Sembari menunggu proses penanaman, Pemdes Karya Mulya juga koordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terkait dengan tata cara pengolahan tanah hingga penanaman jagung dengan benar dan hasil maksimal.

Kepala Desa (Kades) KM, Heriyanto, saat dihubungi mengatakan, sesuai dengan instruksi awal. Sekarang untuk lahan penanaman jagung 1 Ha di Desa KM sudah siap. Lahan yang mereka survey bersama BPD beberapa waktu sudah dibersihkan, kemudian lahan tersebut sudah dibajak untuk menggemburkan tanahnya. Untuk selanjutnya, sekarang mereka tinggal menunggu bibit untuk penanaman. Jika bibit sampai mereka langusng melakukan penanaman.

"Ya, lahan jagung 1 Ha Desa KM sudah siap. Kalau sudah ada bibit sekarang lahannya sudah bisa kita tanam. Tetapi kita masih menunggu bibit sampai. Sambil nunggu bibit, lahan 1 Ha itu juga kita akan disiram dengan pupuk agar tanahnya lebih subur," ungkap Heriyanto Minggu,(14/9).

Pada prinsipnya dikatakan Heriyanto, mereka Pemdes Karya Mulya siap untuk menyukseskan dan berkontribusi dalam rangka penanaman jagung 1 Ha program ketahanan pangan ini. Pemdes Karya Mulya optimis hasil panen jagung ini kedepan bisa maksimal. Dan bisa untuk meningkatkan penghasilan jagung dalam wilayah Mukomuko dan Bengkulu. Untuk sumber dana penanaman jagung 1 Ha ini bersumber dari Dana Desa (DD) yang dialokasikan sebesar 20 persen dari pagu DD tahun 2025. Dana Ketahanan pangan tersebut akan mereka realisasikan untuk penanaman jagung 1 Ha.

"Kita optimis hasil alemn jagung 1 Ha ini ditargetkan bisa maksimal. Oleh karena itu kita juga koordinasi dengan PPL terkait dengan penanaman jagung yang baik dan benar, sehingga bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal," tegasnya. 

Ditambahkan Heriyanto, program ini bukan sekadar lomba, tetapi sebuah gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa, mengoptimalkan potensi lokal, serta menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu menurutnya, program Sadesahe ini adalah salah satu terobosan untuk membangun kemandirian desa. Oleh karena itu, Pemdes Karya Mulya akan sungguh-sungguh menggarap program ini. Bagaimana kedepan program ini bisa berhasil sesuai dengan harapan Kapolda dan Gubernur Bengkulu.

"Ya ini, bukan hanya sekedar lomba. Tetapi juga salah satu terobosan untuk mewujudkan kemandirian desa dalam hal pangan," tambahnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan