Desa Ini Kebut Godok Perencanaan TA 2026

epala Desa (Kades) Mundam Marap, Eko Saputra, SIP-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko

koranrm.id - Sembari merealisasikan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggran (TA) 2025, Pemerintah Desa Mundam Marap Kecamatan Ipuh Mukomuko juga sudah mulai memetakan perencanaan untuk TA 2026 mendatang. Dimana tahapan perkembangan tahun 2026 yang sudah mereka laksanakan saat ini, yaitu Musyawarah Desa dalam rangka menampung atau menjaring usulan dari masyarakat desa.

Setelah itu, sekarang mereka langusng bergerak untuk memulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk 2026, dengan mencantumkan usulan prioritas yang diusulkan oleh masyarakat melalui Musdes yang sudah dilaksanakan. Semua penggunaan anggaran yang jadi kewenangan desa akan ditetapkan dalam Musdes bersama BPD dan masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Mundam Marap, Eko Saputra, SIP melalui Dedi Riansyah, mengatakan, sekarang penyuusunan perencanaan kegiatan untuk tahun 2026 sudah mulai dilaksanakan. Penyusunan perencanaan tahun 2026 ini, mereka mempedomani pagu DD akumulatif yang mereka terima ditahun 2025 ini. Selain menyusun perencanaan kegiatan yang diusulkan msyarakat melalui Musdes, mereka juga mempedomani program prioritas dari pemerintah pusat. Seperti mengalokasikan DD untuk program Ketahanan Pangan, program penyaluran BLT-DD, mengalokasikan DD untuk jadi alternatif terakhir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

"Sekarang kita baru mulai enyusun. Musdes untuk menampung aspirasi atau usulan dari masyarakat dalam penggunaan DD tahun 3026 sudah kita laksanakan," kata Dedi.

Ditambahkan Dedi, untuk penetapan RKPDes 2026 ini, dilaksanakan setelah semua usulan dari masyarakat dan program prioritas pemerintah pusat disusun dengan baik. Sekarang ini mereka masih fokus dengan penyusunan. Mereka menargetkan semua dokumen perencanaan tahun 2026 mulai dari RKPDes hingga APBDes harus sudah ditetapkan sebelum akhir Desember mendatang. Untuk mengejar target itu, sekarang tahapan-tahapan penyusunan perencanaan sudah mulai dilaksanakan sejak sekarang.

"Kegiatan tahun 2025 ini tetap menjadi prioritas kita. Sambil jalan, penyusunan perencanaan untuk tahun 2026 juga harus dimulai dari sekarang. Sebelum akhir Desember mendatang, semua kegiatan tajuk 2025 selsai 100 persen, dan dokumen perencanaan untuk tahun 2026 juga rampung," tambahnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan