Menapaki Jejak Alam di Bukit Rhema, Magelang
Menapaki Jejak Alam di Bukit Rhema, Magelang --screenshot dari web.
KORANRM.ID - Bukit Rhema, yang lebih dikenal dengan sebutan Gereja Ayam, adalah destinasi wisata unik yang terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang. Tempat ini menawarkan kombinasi antara arsitektur yang menarik, pemandangan alam yang memukau, dan pesan spiritual yang mendalam.
Sejarah dan Keunikan Arsitektur
Dibangun oleh Daniel Alamsjah pada tahun 1990-an, Bukit Rhema awalnya dimaksudkan sebagai rumah doa bagi semua agama. Bentuknya yang menyerupai ayam bukan tanpa alasan. Menurut Daniel, ia mendapat wahyu dari Tuhan untuk membangun tempat ini, dan ayam adalah simbol yang mewakili iman dan keberanian. Meskipun sering disebut Gereja Ayam, tempat ini sebenarnya adalah rumah doa universal yang terbuka bagi siapa saja, tanpa memandang agama atau kepercayaan.
Daya Tarik Wisata
1. Arsitektur yang Ikonik: Bangunan berbentuk ayam raksasa ini menjadi daya tarik utama Bukit Rhema. Pengunjung dapat menjelajahi setiap sudut bangunan, termasuk ruang-ruang doa yang unik.
2. Pemandangan Alam yang Memukau: Dari puncak Bukit Rhema, pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan Menoreh yang hijau, serta Candi Borobudur yang megah di kejauhan.
3. Spot Foto yang Instagramable: Setiap sudut Bukit Rhema menawarkan spot foto yang menarik. Pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang bangunan unik, pemandangan alam, atau mural-mural yang artistik.
4. Pesan Spiritual: Bukit Rhema bukan hanya tempat wisata biasa. Tempat ini juga menawarkan pesan spiritual yang mendalam tentang toleransi, perdamaian, dan cinta kasih.
5. Kuliner Lokal: Di sekitar Bukit Rhema, pengunjung dapat menemukan berbagai warung makan yang menyajikan kuliner khas Magelang, seperti mangut lele dan sayur lodeh.
BACA JUGA:Wisata Sejarah di Yogyakarta: Dari Keraton hingga Candi Prambanan
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
1. Menjelajahi Bangunan: Pengunjung dapat menjelajahi setiap lantai dan ruangan di dalam bangunan Gereja Ayam, termasuk ruang utama yang digunakan untuk berdoa dan bermeditasi.
2. Menikmati Pemandangan: Dari puncak Bukit Rhema, pengunjung dapat menikmati pemandangan 360 derajat yang menakjubkan.
3. Berfoto: Jangan lupa untuk mengabadikan momen-momen indah di Bukit Rhema dengan berfoto di berbagai spot menarik.
4. Berdoa dan Bermeditasi: Bagi yang ingin mencari ketenangan, Bukit Rhema menyediakan ruang-ruang khusus untuk berdoa dan bermeditasi.
5. Belanja Oleh-Oleh: Di sekitar Bukit Rhema, terdapat toko-toko yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Magelang, seperti kerajinan tangan dan makanan ringan.
BACA JUGA:Riwayat Awal Wisata di Indonesia dan ini Para Pelopornya
Tips Berkunjung
1. Waktu Terbaik: Waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Rhema adalah pagi hari saat cuaca masih sejuk dan pemandangan masih jernih.
2. Pakaian yang Nyaman: Kenakan pakaian yang nyaman dan sesuai untuk aktivitas berjalan kaki.
3. Alas Kaki yang Tepat: Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena area Bukit Rhema cukup berbukit.
4. Bawa Kamera: Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah di Bukit Rhema.
5. Hormati Tempat: Selalu jaga kebersihan dan ketertiban selama berada di Bukit Rhema.
Bukit Rhema adalah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman yang unik dan berkesan. Dengan arsitektur yang ikonik, pemandangan alam yang memukau, dan pesan spiritual yang mendalam, tempat ini cocok untuk dikunjungi oleh semua kalangan.