Cinta Anak SMA, Cinta Takselalu Lurus Kadang Ada Cinta Lain
Cinta Anak SMA.-AI-Meta Ai
Di sebuah sekolah menengah di kota kecil, kisah cinta sederhana namun penuh rasa tumbuh di antara buku-buku pelajaran.
Holil, seorang siswa yang pendiam tapi gemar menulis, menyimpan perasaan pada Ros, gadis cantik dan lembut yang selalu jadi pusat perhatian.
Ia tak berani mengungkapkan secara langsung, hingga suatu hari ia memberanikan diri menulis surat cinta berbalut syair.
Surat itu ia selipkan di dalam buku pelajaran Bahasa yang sebelumnya dipinjam Ros.
Dengan bahasa yang indah, Holil menulis tentang cinta yang ia ibaratkan seperti embun pagi yang jatuh di daun, atau senja yang pulang dengan warna jingga.
Setiap baitnya seolah membawa Ros menyusuri keindahan alam yang dilukis lewat kata.
Ketika Ros menemukan surat itu, hatinya bergetar. Awalnya ia terkejut, bahkan gelisah apakah harus menerima atau menolak.
Namun, semakin ia membaca berulang kali, semakin dalam ia merasakan ketulusan Holil.
Kata-kata yang lahir dari pena sederhana itu begitu menyentuh hatinya, seolah ada ruang kosong dalam dirinya yang terisi.
Akhirnya, Ros pun memutuskan membalas perasaan itu. Ia menulis sepucuk surat balasan, menitipkannya melalui sahabat dekatnya, Anita. Namun takdir kadang bermain dengan cara rumit.
Anita sebenarnya diam-diam menaruh hati pada Holil. Ada rasa sakit yang ia sembunyikan saat menyampaikan surat Ros, tetapi ia memilih tetap menjadi teman yang setia.
Ketika membaca balasan Ros, Holil hampir tak percaya. Senyumnya merekah, matanya berbinar.
Di antara riuh suasana sekolah, hati dua anak remaja itu diam-diam terikat lewat bait-bait sederhana.
Cinta mereka bersemi bukan dari kata-kata megah, melainkan dari keberanian untuk menulis, membaca, dan merasakan.
Namun jauh di sudut hatinya, Anita memendam perasaan yang tak tersampaikan.
Kisah itu pun menjadi bukti, bahwa cinta tak selalu lurus jalannya kadang ada hati lain yang terluka demi senyum dua jiwa yang bersatu.