Cara Memilih Produk Body Care yang Bebas Bahan Kimia Berbahaya
Cara Memilih Produk Body Care yang Bebas Bahan Kimia Berbahaya--screenshot dari web.
KORANRM.ID - Di era modern ini, semakin banyak orang yang peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah dengan memilih produk perawatan tubuh (body care) yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Pasalnya, beberapa bahan kimia yang umum ditemukan dalam produk body care dapat menimbulkan efek negatif bagi kesehatan, mulai dari iritasi kulit hingga masalah kesehatan yang lebih serius.
Lantas, bagaimana cara memilih produk body care yang aman dan bebas dari bahan kimia berbahaya? Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
1. Baca Label dengan Cermat
Langkah pertama yang paling penting adalah membaca label produk dengan cermat. Perhatikan daftar bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Hindari produk yang mengandung bahan-bahan berikut:
• Paraben: Pengawet yang dapat mengganggu sistem endokrin. Biasanya tertera sebagai methylparaben, ethylparaben, propylparaben, butylparaben, dan isobutylparaben.
• Sulfat: Bahan pembersih yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata. Biasanya tertera sebagai sodium lauryl sulfate (SLS) dan sodium laureth sulfate (SLES).
• Phthalates: Bahan pelarut yang dapat mengganggu hormon dan reproduksi. Biasanya tertera sebagai dibutyl phthalate (DBP), diethyl phthalate (DEP), dan dimethyl phthalate (DMP).
• Formaldehida: Pengawet yang dapat menyebabkan iritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Biasanya tertera sebagai formaldehyde, quaternium-15, DMDM hydantoin, imidazolidinyl urea, dan diazolidinyl urea.
• Triclosan: Bahan antibakteri yang dapat mengganggu hormon dan resistensi bakteri.
• Pewangi Sintetis: Campuran bahan kimia yang dapat menyebabkan alergi dan iritasi. Biasanya tertera sebagai "fragrance" atau "parfum".
• Pewarna Sintetis: Bahan pewarna yang dapat menyebabkan alergi dan iritasi. Biasanya tertera sebagai FD&C atau D&C diikuti dengan angka dan warna.
• Oxybenzone: Bahan tabir surya yang dapat mengganggu hormon dan merusak terumbu karang.
2. Pilih Produk dengan Sertifikasi Organik atau Alami
Produk dengan sertifikasi organik atau alami biasanya memiliki standar yang lebih ketat dalam penggunaan bahan-bahan kimia. Beberapa sertifikasi yang bisa Anda cari antara lain: