Mengatasi Masalah Ubin yang Retak: Perbaikan dan Pencegahan

Mengatasi Masalah Ubin yang Retak: Perbaikan dan Pencegahan--screenshot dari web.

KORANRM.ID - Ubin yang retak merupakan masalah umum yang dapat mengurangi keindahan dan nilai estetika rumah.  Selain itu, ubin yang retak juga dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri, sehingga perlu segera ditangani.  Berikut beberapa cara mengatasi masalah ubin yang retak, mulai dari perbaikan hingga pencegahan:

1. Identifikasi Penyebab Keretakan:

Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk mengidentifikasi penyebab keretakan.  Beberapa penyebab umum meliputi:

• Fondasi yang lemah: Fondasi yang tidak stabil atau mengalami penurunan dapat menyebabkan keretakan pada ubin.

• Pemasangan yang tidak tepat: Pemasangan ubin yang tidak tepat, seperti penggunaan adukan yang kurang atau teknik pemasangan yang salah, dapat menyebabkan keretakan.

• Perubahan suhu dan kelembaban: Perubahan suhu dan kelembaban yang ekstrem dapat menyebabkan ubin memuai dan menyusut, sehingga menyebabkan keretakan.

• Beban berlebih: Beban berlebih pada ubin, seperti menempatkan benda berat di atasnya, dapat menyebabkan keretakan.

• Getaran: Getaran dari aktivitas di sekitar rumah, seperti lalu lintas yang padat, dapat menyebabkan keretakan pada ubin.

2. Perbaikan Ubin yang Retak:

Jika keretakan hanya pada satu atau beberapa ubin, Anda dapat memperbaikinya sendiri dengan langkah-langkah berikut:

• Siapkan alat dan bahan: Palu, pahat, sikat kawat, pembersih, lem ubin, spatel, dan ubin pengganti.

 

• Lepaskan ubin yang retak: Gunakan palu dan pahat untuk melepaskan ubin yang retak dengan hati-hati.  Bersihkan area tersebut dari sisa-sisa lem dan kotoran.

• Bersihkan area pemasangan: Bersihkan area pemasangan dengan sikat kawat dan pembersih untuk memastikan permukaannya bersih dan bebas dari debu.

• Oleskan lem ubin: Oleskan lem ubin pada bagian belakang ubin pengganti dan pada area pemasangan.

• Pasang ubin pengganti: Tekan ubin pengganti dengan kuat dan pastikan terpasang dengan rata.

• Bersihkan sisa lem: Bersihkan sisa lem yang keluar dari celah-celah ubin.

• Biarkan lem mengering: Biarkan lem mengering selama beberapa jam atau sesuai petunjuk pada kemasan.

• Gunakan nat: Setelah lem kering, gunakan nat untuk mengisi celah-celah di antara ubin.

BACA JUGA:Temui Menteri Desa PDTT, RBMG Diajak Berkolaborasi dan Ambil Peran Peningkatan Potensi Wisata di Pedesaan

3. Pencegahan Keretakan Ubin:

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.  Berikut beberapa tips untuk mencegah keretakan ubin:

• Pastikan fondasi kuat: Pastikan fondasi rumah kuat dan stabil sebelum memasang ubin.

• Gunakan teknik pemasangan yang tepat: Gunakan teknik pemasangan yang tepat dan gunakan adukan yang cukup.

• Pilih ubin yang berkualitas: Pilih ubin yang berkualitas tinggi dan tahan terhadap perubahan suhu dan kelembaban.

• Hindari beban berlebih: Hindari menempatkan benda berat di atas ubin.

• Lindungi ubin dari benturan: Lindungi ubin dari benturan dengan menggunakan alas atau pelindung.

• Perawatan rutin: Lakukan perawatan rutin pada ubin, seperti membersihkannya secara teratur dan menghindari penggunaan bahan kimia yang keras.

Jika keretakan ubin sudah parah atau meliputi area yang luas, sebaiknya hubungi tukang ubin profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.  Perbaikan yang tepat akan menjaga keindahan dan keawetan lantai rumah Anda.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan