Bulog Akan Kembali Turun Ke Mukomuko, Serap Hasil Panen Padi

Agustus Mendatang Bulog Kembali Turun Ke Mukomuko Serap Hasil Panen Padi Petani.-Deni Saputra-Radar Mukomuko

koranrm.id – Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Bengkulu, pada Agustus mendatang, akan kembali turun ke Kabupaten Mukomuko. Tujuan Bulog, yaitu untuk membeli gabah padi ditingkat petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram (Kg). Sebagaimana disampaikan Yogi Pranata, A.Md, petugas Bulog, kepada wartawan media ini. Pada Senin 21 Juli 2025. 

Yogi menyampaikan, kegiatan penyerapan pembelian padi petani Musim Tanam (MT) 1 telah usai. Sesuai dengan target, penyerapan gabah di tingkat petani Mukomuko lebih dari seratus persen. Antusias petani Mukomuko menjual padi ke Bulog dengan harga sesuai HPP cukup tinggi. Setidaknya lebih dari 1700 ton stara beras berhasil diserap oleh Bulog. Dalam kegiatan penyerapan itu, Bulog juga bekerja sama dengan penggilingan padi milik masyarakat lokal. Kegiatan tersebut juga dalam upaya pemberdayaan terhadap masyarakat. 

“Alhamdulillah kita dari Bulog berhasil melakukan penyerapan gahah hasil panen petnai di Mukomuko dengan jumlah lebih dari yang ditargetkan,”tuturnya.

BACA JUGA:Kades Rawa Mulya Akui Kewalahan Cari Lahan Untuk Ditanami Jagung

Lebih lanjut, Yogi mengatakan, Bulog terus berkomitmen melakukan penyerapan terhadap gabah hasil panen petani di Mukomuko. Jika tidak ada halangan, kemungkinan pihaknya dari Bulog kembali turun ke Mukomuko melakukan pembelian gabah petani di Agustus mendatang. Namun untuk jadwal pasti belum ditentukan, karena menyesuaikan dengan jadwal panen petani. Sama seperti sebelumnya, harga beli Bulog terhadap hasil panen gabah petani tetap sesuai HPP, yaitu Rp 6.500 per kg. 

“Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, kita akan konsisten turun ke Mukomuko membeli hasil panen padi petani. Jika tidak ada perubahan Agustus mendatang kita kembali turun ke Mukomuko,”sambungnya.

Masih Yogi, gerakan Bulog membeli gabah sesuai HPP rupanya juga menjadi stimulant bagi pada tengkulak. Para tengkulak di Mukomuko di MT 1 lalu ikut mengejar dengan membeli gabah petani seperti yang dilakukan Bulog. Maka diharapkan, gerakan Bulog sesuai intruksi pemerintah pusat ini menjadi satu langkah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

BACA JUGA:“Community‑Led Content & Micro‑Influencer: Ketika Audiens Jadi Aktor Utama Pemasaran”

“Sebab tujuan dari program Bulog membeli gabah sesuai HPP guna meningkatkan kesejahteraan di tingkat petani,”tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan