Fisik DD Tahap II Rawa Mulya Difokuskan Bangun TPT
Kantor Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto .jpg-Deni Saputra-Radar Mukomuko
koranrm.id – Pemerintah Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto, mulai bersiap merealisasikan program pembangunan Dana Desa (DD) tahap dua tahun 2025. Saat ini Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mulai melakukan survei untuk pengadaan material. Jika tidak ada halangan, titik nol pembangunan akan dilakukan pada Jumat 18 Juli 2025 mendatang. Adapun bangunan yang bakal direalisasikan, yaitu dua item Tembok Penahan Tanah (TPT). Pertama TPT di RT 6 volume 40 meter serta TPT di RT 7 volume 70 meter. Sebagaimana disampaikan Kades Rawa Mulya, Nodo, ditemui dikantornya pada 16 Juli 2025.
Kades mengatakan, program kegiatan DD tahap dua mulai berjalan. Dalam waktu dekat, pihaknya segera memulai realisasi kegiatan pembangunan fisik. Dimana pada tahap dua, setidaknya ada dua item bangunan yang bakal direalisasikan. Kedua bangunan fokus ke TPT, terletak di RT 6 dan RT 7. Pasalnya TPT tersebut guna menahan tanam jalan pemukiman, karena cukup rawan tergerus. Sehingga jika dibiarkan dalam waktu lama, cukup mengancam permukaan jalan.
“Inshaallah kita dalam waktu dekat segera merealisasikan pembangunan fisik tahap dua yang fokus ke bangunan TPT,”ujarnya.
BACA JUGA:Mengaspal Jalan Sukses: Strategi Pemasaran Efektif untuk Penjualan Motor Listrik
Lanjutnya, jika tidak ada halangan kemungkinan titik nol pembangunan tahap dua dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Sekarang TPK tengah fokus melakukan survei harga material di kuari yang beradara di Desa Talang Petai, Kecamatan V Koto. Adapun material yang dibtuuhkan, yaitu koral, pasir dan batu. Selain itu juga survei harga peralatan pendukung bangunan ke toko-toko terdekat. Hal ini tentu demi mendukung proses pembangunan agar pada saat pelaksanaan seluruh kebutuhan sudah tersedia dan langsung bisa dilakukan pengerjaan.
“Sekarang para TPK sedang fokus melakukan persiapan pembangunan, termasuk survei harga material dan lainnya,”sambungnya.
Lanjutnya, dalam realisasi pembangunan ini, pihaknya tetap memperioritaskan tukang dan pekerja dari internal desa. Sehingga pembangunan yang bersumber dari DD bisa memberdayakan warga. Namun demikian, ia tetap meminta TPK benar-benar mencari tukang dan pekerja yang bisa diandalkan. Supaya para pekerja juga bisa maksimal ketika bekerja, baik maksimal dari segi waktu, kualitas serta mutu bangunan.
BACA JUGA:Semester 1 tahun 2025 Inova Dinobatkan Sebagai Mobil Sejuta Umat, Avanza Harus Puas Ditempat Ini
“Kita tetap mengintruksikan TPK bekerja dengan baik dan mencari pekerja juga dengan baik. Supaya hasil bangunan tahap dua memiliki kualitas dan bisa tuntas tepat waktu,”tutupnya.