Dinas LH Mukomuko Cek Kualitas Air 5 Sungai Besar di Mukomuko
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Budiyanto, S.Hut, M.I.Kom--screnshoot dari web
koranrm.id - Untuk memastikan kualitas air yang layak bagi masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko mengecek Indeks Kualitas Air (IKA) 5 sungai besar di Mukomuko. Selain sungai, juga dilakukan pengambilan sample 1 danau. Ini juga sesuai tupoksinya menjaga kelestarian lingkungan.
Kelima sungai yang diambil sampelnya antara lain Sungai Air Manjuto, Sungai Selagan, Sungai Air Dikit, Sungai Air Bantal, Sungai Teramang, dan Sungai Muar. Selain itu, satu sampel juga diambil dari Danau Nibung yang menjadi salah satu kawasan perairan penting di Mukomuko.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Budiyanto, S.Hut, M.I.Kom melalui Kepala Bidang Pengolahan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran, Ali Mukhibin, S.Hut, menyampaikan bahwa pengambilan sampel air tersebut merupakan kegiatan rutin yang sangat penting.
Selain sebagai bagian dari pemantauan lingkungan, pengujian ini juga dimaksudkan untuk memastikan apakah air sungai dan danau di daerah ini masih dalam kondisi layak dan aman, terutama dari segi konsumsi dan penggunaan oleh masyarakat.
BACA JUGA:SK Kades PAW Dicabut, Doni Asmara: Saya Tidak Mengikuti Lagi Perkembangannya
BACA JUGA:PPDB di SMPN 1 Mukomuko Dihadapkan Persoalan Kekurangan Mobiler
"Dari hasil pengujian nanti, kami bisa menentukan apakah perairan tersebut sudah tercemar dan sejauh mana tingkat pencemarannya. Ini penting sebagai landasan untuk menentukan kebijakan serta tindakan nyata di masa mendatang," katanya.
Lanjutnya air merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Jika ditemukan indikasi pencemaran berat, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pelaku industri, perusahaan, maupun masyarakat, untuk melakukan penanggulangan dan pemulihan lingkungan.
DLH juga mengingatkan bahwa sejumlah aktivitas masyarakat maupun industri yang tidak ramah lingkungan dapat menjadi penyebab utama pencemaran air, seperti pembuangan limbah rumah tangga dan limbah industri tanpa pengolahan yang memadai. Oleh karena itu, selain melakukan pengawasan dan pengujian, edukasi kepada masyarakat juga menjadi salah satu fokus kerja DLH agar kesadaran menjaga lingkungan bisa tumbuh dari akar rumput.
"Kami berharap air di sungai-sungai kita masih dalam kondisi baik. Namun bila ditemukan pencemaran, maka ini akan menjadi dasar kuat bagi DLH untuk melakukan penindakan dan pembenahan secara menyeluruh," ujarnya.
Dengan kegiatan ini, DLH Mukomuko menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan air bersih dan sehat. Ke depan, pemantauan kualitas air akan terus ditingkatkan baik dari sisi cakupan wilayah maupun frekuensinya.