Tahun Ini Murid Baru SMPN 45 Merosot
Tahun Ini Murid Baru SMPN 45 Merosot.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
koranrm.id - Sesuai dengan jadwal, pendaftaran dan penerimaan murid baru untuk Tahun Ajaran (TA) 2025-2026 di Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 45 Mukomuko resmi ditutup pada Jumat 5 Juli kemerin. Berdasarkan jumlah yang sudah kembalikan berkas dan daftar ulang ke sekolah, jumlah murid baru di SMPN 45 Mukomuko tahun ajaran baru ini hanya ada sebanyak 36 orang.
Jumlah ini jauh berkurang jika dibandingkan dengan penerimaan murid baru TA 2024-2025 tahun lalu. Dimana jumlah murid baru di SMPN 45 tahu lalu mencapai 50 orang. Jumlah murid baru yang daftar di SMPN 45 tahun ini hampir mencapai setengah dari tahun lalu.
Kepala SMPN 45 Mukomuko, Agus Budiarto, S.Pd dihubungi mengatakan, terkait dengan sistem penerimaan murid baru di SMPN 45 untuk TA 2025-2026 ini, mereka sudah menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
BACA JUGA:Toyota bZ3X Sudah Di Tungguh Banyak Negara, Irit Jarak Tempuh 500 Km Harga Terjangkau?
Yaitu melalui Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi, dan Jalur Prestasi. Mereka menerapan SPMB ini secara konsisten, mengacu dengan regulasi dan petunjuk teknis yang sudah ditetapkan pemerintah. Penerimaan siswa baru dilakukan secara transfaran dan terbuka adil untuk semua anak seusai dengan jelur yang sudah ditetapkan.
"Penerimaan siswa baru TA 2025-2026 ini, kita sudah menetapkan SPMB. Penerapan SPMB ini dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan petunjuk teknis," ungkap Agus Selasa,(8/7).
Lanjutnya, hasil SPMB tersebut tahun ini mereka hanya mendapat murid baru 36 orang. Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya kekurangan murid di SMPM 45 ini yaitu banyak siswa siswa yang lulus SD tahun ini masuk ke pesantren dan masuk ke sekolah keagamaan lainnya.
Meskipun jumlah murid baru tahun ajaran baru ini tidak sama dengan tahun lalu. Namun, mereka dari pihak sekolah tetap konsisten untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di SMPN 45 Mukomuko. Bagiamana SMPN 45 tetap bisa melahirkan generasi yang mampu bersaing menuju Indonesia emat tahun 20246 mendatang.
BACA JUGA:Peran Rusia dan China dalam Konflik Iran-Israel
"Kita sudah berupaya maksimal untuk mensosialisasikan bagiamana meningkatkan siswa baru di SMPN 45 ini. Namun, jumlah murid baru yang daftar tahun ini tetap berkurang dari tahun sebelumnya. Penyebabnya, karena banyak lulusan SD tahun ini masuk ke pesantren dan sekolah swasta lainnya," demikian ungkap Agus Budiarto.