Dianggap Tidak Produktif, Menggek Dilengserkan Dari Ketua APDesi V Koto
Kades Lalang Luas, Aman Dzikri alias Menggek.-Deni Saputra-Radar Mukomuko
koranrm.id – Dianggap tidak produktif memimpin, Aman Dzikri alias Menggek, Kades Lalang Luas, dilengserkan dari ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDesi) Kecamatan V Koto. Para Kades lingkup Kecamatan V Koto, telah bersepakat menyerahkan tampuk pimpinan APDesi V Koto, ke Mardalius yang merupakan Kades Resno. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua (Waka) I APBDesi Kabupaten Mukomuko, Misran.
Misran menyampaikan, Menggek sebagai ketua APDesi V Koto dianggap tidak produktif dalam memimpin. Sejak awal kepemimpinannya sebagia ketua, para anggota di Kecamatan V Koto, tak merasakan banyak manfaat. Sehingga para Kades menilai bahwa ketua APDesi V Koto tidak produktif seperti kebanyakan ketua lain pada umumnya. Dimana ketua harusnya mempimpin dan mengayomi, tapi kriteria tersebut tak ditemukan pada ketua APDesi V Koto.
“Menggek sebagai ketua APDesi di Kecamatan V Koto dianggap rekan kades tidak produktif sebagai ketua,”kata Misran didampingi Sekertaris APDesi V Koto, Andi Furnando, kepada wartawan media ini.
BACA JUGA:Pemdes Lusan Gelar Musrenbangdes Perubahan RPJMDes
Misran juga menyampaikan, tak tahan dengan kegelisahan itu, para Kades terfikir untuk mengganti Menggek dari jabatan ketua APDesi V Koto. Merespon hal tersebut, Menggek pun awalnya bersedia karena ia juga menyadari apa yang ditudingkan kepadanya. Bahkan Menggek berjanji akan menggelar pertemuan untuk menentukan pengganti dirinya sebagai ketua. Tapi janji hanya janji, beberapa bulan berlalu tak ada gerakan apapun dari Menggek. Sehingga pada awal Juni 2025 lalu, para Kades menggelar rapat guna melengserkan Menggek dan mencari ketua baru.
“Menggek sendiri menyadari apa yang ditundingkan padanya. Tapi karena tak ada gerakan dari yang bersangkutan, para Kades berinisiatif menggelar pergantian ketua APDesi dan Menggek akhirnya diturunkan,”lanjutnya.
Lanjutnya, rapat tersebut dihadiri 6 dari 10 Kades lingkup V Koto. Diantaranya hadir Martinus, Kades Talang Petai, Iskabar Kades Lubuk Cabau dan Ariyanto Kades Sungai Lintang. Ada juga Andi Furnando Kades Talang Sepakat dan dirinya sendiri sebagai Kades Pondok Tengah sekaligus Waka I APDesi Mukomuko. Serta selanjutnya Kades Mardalius, melalui via video call karena sedang Dinas Luar (DL). Adapun Kades yang tidak hadir, yaitu yang bersangkutan Menggek, Kades Pondok Panjang Abdul Karim dan Sungai Rengas karena dijabat Pelaksana tugas (Plt) serta Kades Talang Sakti, Samsul.
BACA JUGA:Pemdes Resno Kembali Salurkan BLT-DD untuk 10 KPM, Segini Nominalnya
“Adapun hasil rapat, akhirnya para Kades sepakat menunjuk Mardalius Kades Resno sebagai Ketua APDesi. Anggota rapat lebih dari separuh, dalam aturan sudak korum,”pungkasnya.
Camat V Koto, Feri Irawan, SH, MM, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Sebab awalnya memang Menggek mengakui ia tak sanggup jadi ketua dan siap diganti. Namun ada miskomunikasi terkait cara pergantian, sehingga sedikit menimbulkan persoalan. Jauh dari itu, Camat juga mengatakan, urusan APBDesi, secara aturan tidak ada hubungan dengan pemerintah kecamatan. Karena APDesi merupakan organisasi independen. Bahkan Surat Keputusan (SK) pengurus APDesi tingkat kecamatan dikeluarkan oleh APDesi Kabupaten. Tetapi pemerintah kecamatan juga tidak lepas tangan, jika memang persoalan pergantian ketua akan dipermasalahkan, kecamatan akan hadir sebagai fasilitator mencari solusi terbaik.
“Ya benar hasil rapat para Kades Mardalius jadi ketua APDesi V Koto. Tapi kita tidak bisa terlalu jauh karena APDesi itu independen. Tapi kami kecamatan tetap memantau dan siap memfasilitasi kalau ada persoalan,”tutup Camat.
Sementara itu, Menggek, hingga berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi ketika dihubungi melalui panggilan telepon.