Bundaran Mukomuko Bakal Ditata Ulang, Pemkab Siapkan Anggaran 2026

Bundaran Mukomuko.-Sahad-Radar Mukomuko

koranrm.id — Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko memastikan akan melakukan penataan ulang kawasan Bundaran Kota Mukomuko pada tahun 2026. Perbaikan tersebut akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mukomuko.

Penataan dilakukan karena kondisi bundaran yang menjadi pusat perhatian masyarakat dan pengguna jalan itu dinilai sudah membutuhkan pembenahan. Sejumlah kerusakan terlihat pada beberapa bagian, mulai dari batu di sekitar tugu yang mulai bergeser, tulisan nama bundaran yang tampak pudar, hingga lampu penerangan yang tidak lagi berfungsi optimal.

Tahap Awal: Pemasangan Lampu dan Penataan Pohon

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, ST, MT, mengatakan pihaknya telah memulai pembenahan dengan memasang dua unit lampu tiang tinggi di kawasan bundaran.

“Untuk sementara baru dua unit lampu tiang tinggi yang dipasang. Ke depan, kami juga akan menambah lampu taman agar kawasan ini lebih terang dan tidak dijadikan tempat mojok,” ujarnya.

Selain pemasangan lampu, dinas juga melakukan pemangkasan pohon yang sudah terlalu rimbun. Langkah tersebut bertujuan agar taman terlihat lebih rapi serta pencahayaan dapat menjangkau seluruh sudut area.

Tak hanya perbaikan fasilitas, pemerintah daerah juga menyiapkan rencana pembangunan patung sebagai elemen estetika sekaligus ikon baru kota. Anggaran untuk pembangunan patung tersebut telah dialokasikan, meski bentuk dan jenisnya masih dalam tahap pembahasan.

“Pemasangan patung sudah dianggarkan, tetapi bentuk dan jenisnya masih akan dibahas bersama,” tambah Apriansyah.

Untuk menjaga ketertiban dan keindahan kawasan, Pemkab Mukomuko juga akan menata ulang aktivitas pedagang dengan mensterilkan area pinggiran taman dari lapak berjualan.

“Kami minta pedagang tidak berjualan di sepanjang pinggiran taman agar kawasan tetap tertata rapi,” tegasnya.

Taman bundaran yang berada di pusat Kota Mukomuko selama ini menjadi ruang publik favorit warga, terutama pada sore hingga malam hari. Keluarga, anak muda, hingga generasi Z memanfaatkan lokasi tersebut untuk bersantai. Kehadiran pedagang makanan dan minuman turut menambah semarak suasana.

Namun, minimnya penerangan sebelumnya membuat kawasan dinilai kurang nyaman dan berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penataan ulang dilakukan agar bundaran tampil lebih rapi, bersih, dan representatif sebagai ikon kota.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap Taman Bundaran semakin nyaman, aman, dan menjadi ruang publik kebanggaan masyarakat pada tahun 2026.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan