Peduli, Pemdes Air Bikuk Santuni Korban Kebakaran
Pemdes Air Bikuk menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
koranrm.id - Pemerintah Desa Air Bikuk, Kecamatan Pondok Suguh, santuni warganya yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Rabu,(25/2/2025) tempo hari. Pemerintah Desa (Pemdes) Air Bikuk hadir untuk memberikan bantuan sembako berupa Beras, Mie Instan, Susu, Minyak Goreng dan telur.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk empati atau kepedulian Pemdes terhadap warganya yang saat ini sedang mengalami musibah. Pemdes Air Bikuk berharap bantuan yang mereka berikan tersebut, bisa sedikit membantu untuk keluarga korban dalam memenuhi jangka pendek. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kades Air Bikuk, Aleston, didampingi jajaran perangkat desanya pada Kamis,(27/2/2027) tempo hari.
Dijelaskan Aleston, Pemdes Air Bikuk berupaya untuk terus konsisten hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang sedang membutuhkan. bantuan yang mereka berikan memang nilainya tidak seberapa. Namun, setidaknya bantuan ini bisa untuk sedikit membantu meringankanb beban keluarga korban dalam memenuhi kebutuhan pokok. Dia berharap korban tidak melihat seberapa besar dan seberapa banyak bantuan yang mereka berikan. Tapi bantuan ini mereka berikan murni sebagai bentuk empati pemerintah desa terhadap warga desa. Mereka berharap bantuan sembako tersebut bisa digunakan sebaik mungkin.
"Ya, kemarin (Kamis red) kita Pemdes Air Bikuk kembali hadir di kediaman warga yang mengalami musibah kebakaran. Kita memberikan sedikit bantuan kepada korban," kata Aleston Kami,(26/2/2026)
Untuk diketahui, peristiwa kebakaran di Desa Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh Mukomuko ini terjadi Rabu,(26/2/2026) tempo hari. Dalam peristiwa tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa, hanya saja 1 Unit gudang bekas warung milik korban ludes dilahap si jago merah. Adapun identitas korban dalam peristiwa ini. Yaitu Ari Yanto (36) warga Desa Air Bikuk. Dalam kejadian tersebut si jago merah meluluhlantakkan 1 Unit gudang milik korban beserta isinya. Mulai dari peralatan perabotan rumah tangga, alat-alat elektronik, pakaian dan jenis barang lainnya. Akibat dari peristiwa kebakaran ini, korban ditafsirkan menelan kerugian lebih kurang sekitar Rp 30 juta. Penyebab kebakaran tersebut diduga kuat karena korsleting listrik.