Ini Dugaan Penyebab Kebaran di Air Bikuk
Tim dari kecamatan saat turun ke TKP kebakaran tempo hari.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
PONDOK SUGUH - Peristiwa kebakaran hebat terjadi di wilayah Desa Air Bikuk, Kecamatan Pondok Suguh Mukomuko Bengkulu pada Rabu,(26/2/2026) tempo hari. Dalam peristiwa tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa, hanya saja 1 Unit gudang bekas warung milik korban ludes dilahap si jago merah. Adapun identitas korban dalam peristiwa ini. Yaitu Ari Yanto (36) warga Desa Air Bikuk. Dalam kejadian tersebut si jago merah melahap 1 Unit gudang milik korban beserta isinya. Mulai dari peralatan perabotan rumah tangga, alat-alat elektronik, pakaian dan jenis barang lainnya. Akibat dari peristiwa kebakaran ini, korban ditafsirkan menelan kerugian lebih kurang sekitar Rp 30 juta.
Camat Pondok Suguh, Rustam Effendi, S.Sos, melalui Kasi Lingkungan Hidup, Baharudin, S.AP, dihuhungi membenarkan adanya peristiwa kebakaran di wilayah Kecamatan Pondok Sugun. Peristiwa itu memang sempat membuat heboh masyarakat Desa Air Bikuk dan umumnya Kecamatan Pondok Suguh. Dimana awal mula kejadian kebakaran tersebut, diduga bermula dari percikan yang bersumber dari tegangan arus listrik. Dari percikan api tersebut api langsung membesar dan melahap gudang bekas warung milik korban. Kejadian awalnya disaksikan oleh salah satu warga desa setempat yang pada saat itu melintas di depan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Melihat adanya kepulan asap dan api, yang bersangkutan langsung memberitahu masyarakat lain. Semua masyarakat yang mendapatkan informasi tersebut, langsung ke TKP dan melakukan pemadam secara swadaya. "Dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik," ungkap Baharudin.
Ditambahkan Baharudin, dengan adanya peristiwa kebakaran ini ia dari kecamatan kembali mengimbau semua masyarakat Kecamatan Pondok Suguh untuk lebih hati-hati dan lebih waspada terhadap aliran listrik terutama colokan yang terpasang di rumah. Kemudian sekarang ini musim kemarau, jadi puntung rokok jangan dibuang sembarangan, serta penggunaan obat nyamuk bakar juga harus hati-hati. Terkait dengan kejadian kebakaran ini, mereka dari kecamatan sudah turun langsung ke TKP. Mendata korban, dan menyampaikan peristiwa ini Kabupaten Mukomuko. "Kebakaran ini adalah musibah bagi korban. Kita harap korban tetap sabar dan bisa menjadikan kejadian ini untuk menambah ketebalan iman. Apalagi kejadian kebaran ini terjadi dibulan Ramadhan," tambahnya.