Kadistan Mukomuko Hadiri Panen Jagung Program Sadesahe di Sungai Ipuh Dua

Kepala Dinas Pertanian, Hari Mustaman saat hadiri panen jagung Sadesahe di Sungai Ipuh Dua.-Sahad-Radar Mukomuko

koranrm.id   Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, SP., MP, menghadiri panen jagung Program Satu Desa Satu Hektare (Sadesahe) di Desa Sungai Ipuh Dua, Kecamatan Selagan Raya, Rabu (21/1/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada desa yang dinilai berhasil mengembangkan budidaya jagung secara berkelanjutan.

Hari Mustaman mengatakan, panen jagung ini menunjukkan bahwa Program Sadesahe mulai memberikan hasil positif di sejumlah desa. Meski diakui masih terdapat kendala dan kegagalan di beberapa lokasi, secara umum program tersebut dinilai berjalan sesuai harapan.

 Alhamdulillah, sudah banyak desa yang berhasil panen jagung dari Program Sadesahe. Ini menjadi bukti bahwa program ini berhasil, walaupun memang ada juga desa yang mengalami kegagalan karena berbagai faktor,  ujar Hari.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah desa dan masyarakat agar mengembangkan budidaya jagung secara lebih masif. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Menurut Hari, pengembangan jagung di tingkat desa sejalan dengan program nasional yang menargetkan tercapainya swasembada jagung. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah dan desa sangat penting dalam mendukung kebijakan tersebut.

 Presiden menargetkan swasembada jagung. Kita di daerah harus berkontribusi langsung dengan cara ikut menanam jagung dan mengoptimalkan potensi lahan yang ada,  katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan tidur atau lahan terbengkalai agar menjadi lahan produktif. Pemerintah daerah mendorong masyarakat bersama pemerintah desa untuk menjadikan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan yang mudah dikembangkan dan memiliki nilai ekonomi.

Program Sadesahe sendiri telah menunjukkan hasil dengan adanya panen jagung di sejumlah desa sejak pertengahan 2025 hingga awal 2026. Selain Desa Sungai Ipuh Dua, panen juga telah dilakukan di Desa Bunga Tanjung, Desa Sumber Sari, serta beberapa desa lainnya di Kabupaten Mukomuko.

Untuk memastikan keberhasilan program, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko bersama perangkat daerah terkait terus melakukan pendampingan kepada desa. Pendampingan tersebut meliputi bantuan teknis, penyuluhan, serta dukungan dalam proses penanaman hingga panen jagung.

Pemerintah daerah berharap Program Sadesahe dapat terus berkembang dan menjadi salah satu solusi peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Mukomuko.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan