Bangunan Ponpes Al Barkah Dilahap Sijago Merah, Satu Sepeda Motor Ikut Hangus
Bangunan Ponpes Al Barkah Dilahan Sijago Merah, Satu Sepeda Motor Ikut Hangus.-Deni Saputra-Radar Mukomuko
koranrm.id – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko. Pada Kamis 8 Januari 2026, dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, si jago merah melahap bangunan pondok pesantren (ponpes) yang berlokasi di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto. Adapun Ponpes tersebut, yakni, Al Barkah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi mencapai Rp 300 juta. Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, melalui Kapolsek Kota Mukomuko, IPTU Otorius Gea, SH, membenarkan peristiwa tersebut.
Kapolsek mengatakan, kebakaran di Ponpes Al barkah di Desa Tanjung Mulya, terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Api pertama kali dilihat oleh murid dan guru yang mondok di Ponpes tersebut. Menurut keterangan mereka, api pertama kali berasal dari KWH yang terkena sambaran petir. Adapun bangunan yang terbakar, yaitu gedung kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan ruang peralatan drumband. Ketika melihat api, mereka berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan pemadam kebakaran.
“Informasi yang kita dapat dari para saksi, kebakaran dipicu dari KWH yang terbakar akibat tersambar petir,”katanya.
Lanjutnya, atas kerjasama pihak-pihak terkait, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB. Namun tidak banyak yang bisa diselamatkan. Tapi beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini. Tapi kerugian dalam peristiwa kebaran tersebut ditaksir mencapai Rp 300 juta rupiah. Berdasarkan data terhimpun, beberapa yang terbakar, yakni bangunan gedung dengan ukuran 6 x 8 meter (m), teras kantor guru, peralatan drumband dua set lengkap, satu unit server. Kemudian ikut juga habis terbakar, yakni meja dan kursi siswa, serta satu unit sepeda motor merk Honda Supra X 125 Cc milik Yoyok, guru Ponpos.
“Selain bangunan ada beberapa benda penting yang tak bisa terselamatkan, termasuk satu unit motor milik salah seorang guru Ponpes,”ucapnya.
Masih dikatakan Kapolsek, pasca api berhasil dipadamkan, personilnya yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di desa tersebut masih berada di lokasi kejadian. Selain mengumpulkan data, juga ikut melakukan evakuasi pasca kebakaran. Hal ini bentuk kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat.
“Personil kami yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas berada di lokasi dan ikut melakukan evakuasi pasca kebakaran,”tutupnya.