Jembatan Darurat Sungai Puyung Di Nenggalo Sudah Bisa Dilintasi
Inilah kondisi jembatan darurat di Sungai Puyung Nenggalo yang sudah selesai dan sudah bisa dilintasi.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko
koranrm.id - Proses pembangunan jembatan darurat di Sungai Puyung Desa Nenggalo, Kecamatan Teramang Jaya, Mukomuko sudah selesai dan tinggal tahap finishing. Pada Kamis,(8/1/2026) kemarin jembatan darurat yang dibangun gabungan stakeholder TNI-Polri, BPBD, Dinas PUPR Mukomuko, Pemerintah Desa Nenggalo dan masyarakat itu sudah bisa lintasi masyarakat. Terutama warga Desa Nelan Indah, Desa Pasar Bantal, Desa Mandi Angin dan Desa Teramang Jaya. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada dan hati-hati saat melintasi jembatan. Karena jembatan itu masih dalam tahap finishing. Kemudian lantai jembatan juga agak licin akibat diguyur hujan Kamis malam kemarin. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melintasi jembatan dengan muatan di luar kapasitas maksimal jembatan.
Kepala Desa (Kades) Nenggalo, Safrianas, saat dihubungi membenarkan, bahwa per Kamis 8 Januari 2026 kemarin jembatan darurat yang dibangun oleh tim gabungan stakeholder, yang dikomandoi Dinas PUPR tersebut sudah bisa dilintasi baik kendaraan roda dua, maupun roda empat. Meskipun sekarang masih dalam tahap finishing. Hanya saja masyarakat tetap diimbau untuk lebih-hati. Selain itu, masyarakat yang melintas dengan bermuatan berat, juga diimbau untuk bisa membatasi muatannya. Karena kekuatan maksimal daya tahan jembatan tersebut sangat terbatas dan bersifat sementara. Tentu daya tahannya tidak sama dengan jembatan permanen sebelumnya.
"Ya, sekarang pembangunan jembatan darurat di Sungai Puyung yang berada di perbatasan Desa Nenggalo dengan Desa Nelan Indah sudah selesai. Sekarang masyarakat sudah bisa melintas seperti semula," katanya Kamis,(8/1/2026).
Mewakili masyarakat Desa Nenggalo lanjut Safrianas, dia sebagai Kades juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Terutama pak Bupati Mukomuko, TNI-Polri, BPBD, Dinas PUPR Mukomuko dan pihak Kecamatan yang telah sigap memberikan tindakan dalam penanganan bencana jembatan amblas di Desa Nenggalo. Sehingga sekarang masyarakat sudah bisa memanfaatkan jembatan darurat tersebut.
"Saya sebagai Kades mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan akses darurat ini. Untuk laporan secara tertulis terkait dengan kerusakan jembatan akibat bencana ini, juga sudah kita sampaikan ke pak Bupati, BPBD, dan Dinas PUPR Mukomuko. Dengan harapan pembangunan jembatan yang telah rusak akibat bencana ini, segera bisa dibangun kembali," harapnya.