Platipus: Mamalia Unik dari Australia

Platipus: Mamalia Unik dari Australia--screenshot dari web.

KORANRM.ID - Platipus (Ornithorhynchus anatinus) adalah mamalia semi-akuatik endemik Australia yang dikenal karena penampilannya yang sangat unik. Hewan ini merupakan salah satu dari lima spesies monotremata yang masih ada, yaitu mamalia yang bertelur alih-alih melahirkan anak. Platipus mendiami sungai-sungai kecil dan perairan dangkal di wilayah timur Australia dan Tasmania.

Ciri Fisik yang Khas

Platipus memiliki sejumlah ciri fisik yang membuatnya sangat mudah dikenali:

• Paruh: Seperti bebek, paruh platipus digunakan untuk mencari makanan di dasar sungai. Paruh ini dilengkapi dengan reseptor elektro yang memungkinkan mereka mendeteksi mangsa hidup seperti serangga, larva, dan krustasea.

• Kaki Berselaput: Kaki berselaput membantu platipus berenang dengan lincah di dalam air.

• Ekor: Ekornya lebar dan pipih, mirip dengan berang-berang, yang digunakan sebagai kemudi saat berenang dan untuk menyimpan lemak.

• Taji Beracun: Platipus jantan memiliki taji di kaki belakang yang terhubung dengan kelenjar racun. Racun ini digunakan terutama saat musim kawin untuk melawan pejantan lain.

BACA JUGA:Begini Cara Mamalia Laut Tidur di Bawah Air, Sudah Tau?

Habitat dan Distribusi

Platipus ditemukan di berbagai habitat air tawar, mulai dari sungai pegunungan yang dingin hingga sungai dataran rendah yang lebih hangat. Mereka membuat liang di tepi sungai yang digunakan sebagai tempat berlindung dan beristirahat. Distribusi geografis mereka meliputi wilayah timur Australia, Tasmania, dan beberapa pulau di sekitarnya.

Perilaku dan Kebiasaan Makan

Platipus adalah hewan yang aktif di malam hari (nokturnal) dan menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam air. Mereka adalah perenang dan penyelam yang ulung, mampu menahan napas hingga beberapa menit. Makanan utama mereka terdiri dari serangga air, larva, cacing, dan krustasea kecil yang mereka temukan di dasar sungai. Platipus menggunakan paruhnya untuk menggali dan menyaring makanan dari lumpur dan kerikil.

Reproduksi

Musim kawin platipus biasanya terjadi antara bulan Agustus dan Oktober. Setelah kawin, platipus betina akan membuat sarang di dalam liang yang lebih dalam dan meletakkan 1-3 telur. Telur-telur ini diinkubasi selama sekitar 10 hari hingga menetas. Anak platipus (disebut "puggle") menyusu pada induknya selama beberapa bulan hingga mereka cukup besar untuk mencari makan sendiri.

Status Konservasi

Meskipun platipus tidak dianggap sebagai spesies yang terancam punah, populasi mereka menghadapi berbagai ancaman, termasuk hilangnya habitat, polusi air, dan perubahan iklim. Upaya konservasi terus dilakukan untuk melindungi habitat platipus dan memastikan kelangsungan hidup spesies yang unik ini.

Platipus adalah salah satu hewan paling menarik dan unik di dunia. Kombinasi ciri-ciri mamalia, reptil, dan burung membuatnya menjadi simbol keajaiban alam Australia. Dengan upaya konservasi yang berkelanjutan, kita dapat memastikan bahwa platipus tetap menjadi bagian dari warisan alam kita untuk generasi mendatang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan