Lima Warga Mukomuko Terindikasi Terinfeksi Kasus HIV

‎Asmaniar, S.K.M., Fungsional Epidemiologi Ahli Madya Dinas Kesehatan Mukomuko.-Venty Zulia Wati-Radar Mukomuko

Dinas Kesehatan Perkuat Deteksi Dini dan Edukasi

koranrm.id - Di tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mencatat lima kasus HIV yang terindikasi pada warga setempat. Meski jumlahnya terbilang kecil, pemerintah daerah menaruh perhatian serius mengingat HIV merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan berisiko menular jika tidak dicegah dengan baik.

Asmaniar, S.K.M., Fungsional Epidemiologi Ahli Madya Dinas Kesehatan Mukomuko, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai langkah pencegahan. Salah satunya adalah deteksi dini melalui pemeriksaan darah pada kelompok yang dianggap berisiko.

“Semua pasien TBC kita periksa. Begitu juga dengan ibu hamil, orang dengan penyakit tertentu, dan calon pengantin. Untuk calon pengantin, kita sertakan pembinaan HIV sebelum menikah. Tujuannya biar kasus dapat ditemukan sedini mungkin sehingga penanganannya lebih cepat,” jelasnya, (13/8).

BACA JUGA:Senam Masal Kecamatan Lubuk Pinang Meriah dan Bertabur Doorprize

Selain pemeriksaan, edukasi menjadi bagian utama dalam pencegahan. Melalui program Aku Bangga Aku Tahu, Dinas Kesehatan gencar memberikan pemahaman kepada remaja SMP dan SMA mengenai HIV, cara penularan, pencegahan, dan pentingnya menghindari perilaku berisiko. Edukasi serupa juga diberikan kepada pasangan dan keluarga pasien yang bersedia membuka status kesehatannya.

“Jika pasien mau membuka status, kita bisa memberitahu pasangannya dan keluarganya agar langkah pencegahan bisa segera dilakukan, tapi kalau tidak, kami tetap menghormati hak asasi pasien,” pungkasnya.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) dapat menular melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik tidak steril, serta dari ibu hamil ke bayi yang dikandungnya. Karena sifatnya yang dapat menyerang tanpa gejala awal yang jelas, deteksi dini menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan.

BACA JUGA:Slovakia, Negara Mungil Penghasil Mobil Terbesar di Dunia

Dinas Kesehatan Mukomuko mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada penderita HIV. Sebaliknya, dukungan moral dan pemahaman yang benar dapat membantu mereka menjalani pengobatan dengan baik, sekaligus mencegah penularan lebih luas.

Dengan adanya strategi untuk mendeteksi dini, edukasi berkelanjutan, serta perlindungan hak pasien, berharap angka kasus HIV di Mukomuko dapat ditekan seminimal mungkin dan kesadaran masyarakat semakin meningkat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan