Masih Banyak Desa Belum Siap Dimonev

Salah satu desa saat dikunjungi tim Monev.-Dedi Sumanto-Radar Mukomuko

koranrm.id - Hingga saat ini masih terdapat beberapa desa di wilayah Kecamatan Ipuh belum siap Monitoring dan Evaluasi (Monev) dalam penggunaan anggaran tahap I Tahun Anggran (TA) 2025. Karena sampai saat ini baru beberapa desa yang sudah dikunjungi tim Monev Kecamatan. Salah satunya Desa Mundam Marap, Desa Pulau Makmur, Desa Pasar Ipuh dan Des Manunggal Jaya.

Sementara untuk desa yang lain masih belum siap Monev. Salah satu penyebabnya karena kegiatan yang bersumber dari DD masih banyak yang belum selesai. Saat ini kecamatan  masih memberikan waktu kepada semua desa untuk mengebut kegiatan yang sudah direncanakan ditahun 2025 ini.

Camat Ipuh Sepradanur, S.Sos melalui Kasi Ekobang, Hernita, S.Sos dihubungi mengaku, bahwa memang sampai saat ini baru beberapa desa saja yang sudah mereka kunjungi sebagai tim Monev dari kecamatan.

BACA JUGA:5 Nilai Penting dalam Kepramukaan

Dan masih banyak desa di wilayah ini belum siap Monev. Karena itu, mereka dari kecamatan minta semua desa untuk bisa kebut merealisasikan kegiatan yang sudah ditetapkan dalam perencanaan. Selain itu, masing-masing desa yang belum Dimonev ini juga diminta untuk melengkapi semua berkas administrasi yang berkaitan dengan penggunaan anggaran. Baik itu DD pun ADD.

"Belum selesai semua desa kita monev. Karena desa belum siap," ungkap Hernita.

Berdasarkan data yang terhimpun media ini, adapun beberapa desa yang belum siap Monev dan masih fokus merealisasi kegiatan saat ini, yaitu Desa Medan Jaya, sekarang kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari DD tahun 2025 ini, baru saja mulai dilaksanakan, kemudian Desa Tanjung Medan, saat ini juga tengah fokus merealisasikan kegiatan fisik yang mereka rencanakan.

BACA JUGA:Tradisi Suku Bajo: Kehidupan Laut yang Kaya Budaya

Selain itu Desa Pasar Baru sekarang juga masih dalam pengerjaan kegiatan pembangunan fisik, serta Desa Retak Ilir sampai saya ini juga belum siap dimonev pihak kecamatan. Kecamatan terus berupaya mendorong semua desa untuk melakukan percepatan dan memaksimalkan serapan anggran. Baik itu DD maupun ADD.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan